Breaking News:

Kapal Terbakar di Selat Buton

Ternyata Korban Kapal Terbakar yang Dinakhodai Warga Amerika Diselamatkan Nelayan Tampo Muna

KLM Yatch Puti Raja yang berlayar di perairan Pulau Tobea, Selat Buton, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar, Senin (19/4/2021

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
handover
Kapal KLM Puti Raja terbakar di tengah laut Perairan Selat Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/04/2021) malam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Korban kapal terbakar di Selat Buton yang dinakhodai warga Amerika diselamatkan nelayan Tampo, Kabupaten Muna

KLM Yatch Puti Raja yang berlayar di perairan Pulau Tobea, Selat Buton, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar, Senin (19/4/2021) pukul 17.15 WITA.

Diketahui kapal tersebut bermuatan 4 awak di antaranya warga negara Amerika, berlayar dari Yapale Pulau Misool Selatan, Kabupaten Raja Ampat, menuju Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Seorang warga Yusuf (29) bercerita, insiden kebakaran diawali kapal mengeluarkan kepulan asap hitam di tengah laut.

Baca juga: Begini Kondisi Terkini 4 Korban Kapal Laut Puti Raja yang Terbakar di Selat Buton

Baca juga: Detik-detik 4 Awak Kapal Pesiar Phinisi Terbakar Termasuk Warga AS Dievakuasi KM Jetliner ke Kendari

"Karena ada kepulan asap hitam, nelayan di sekitar Tampo langsung menuju ke tempat itu, dan sebuah kapal yang terbakar, " katanya saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (20/4/2021).

Yusuf mengatakan insiden itu terjadi Senin (19/04/2021) sekira pukul 15.00 wita

Kapal terbakar terlihat dari perkampungan warga di Tampo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Saat kami cek di kapal itu diduga percikan api berasal dari mesin kapal," kata Yusuf.

Saksi mengatakan, kapal itu sejenis kapal pesiar phinisi yang biasa ditumpangi para turis.

Kapal tersebut ditumpangi empat ABK terdiri tiga orang pria dan satu wanita.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved