Breaking News:

Pilrek UHO 2021

Pilrek UHO Ditunda Gegara Kasus Plagiat, Bakal Calon Prof Dr Muhammad Nurdin MSc: Pertanda Baik

Sedianya, pembacaan visi-misi 7 bakal calon kembali digelar, Senin (19/4/2021) lalu, salah satunya bakal calon Prof Dr Muhammad Nurdin.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
pilrek.uho.ac.id
Profil Prof Dr Muhammad Nurdin MSc (kiri) yang menjadi salah satu bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) di Pilrek UHO 2021. Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2021-2025 kembali ditunda. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2021-2025 kembali ditunda.

Sedianya, pembacaan visi-misi 7 bakal calon kembali digelar, Senin (19/4/2021) lalu, salah satunya bakal calon Prof Dr Muhammad Nurdin MSc.

Namun, tahapan itu kembali ditunda lantaran kasus plagiat Prof Muhammad Zamrun, salah satu balon Rektor UHO berdasarkan surat rekomendasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud.

Sebelumnya, Balon petahana Prof Muhammad Zamrun dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai calon Rektor UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Baca juga: Ketua Senat UHO Prediksi Nasib Prof Muhammad Zamrun Bakal Ditentukan dalam 10 Hari Kedepan

Baca juga: Panitia Pilrek UHO Bentuk Tim Periksa Surat Kemendikbud: yang Boleh Tentukan Plagiat Adalah Senat

Lantaran terbukti plagiat karya ilmah orang lain berdasarkan hasil pemeriksaan Dirjen Dikti Kemendikbud.

Prof Muhammad Zamrun merupakan satu dari 7 bakal calon yang sebelumnya sudah dinyatakan lolos berkas pada Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek.

"Inshaallah itu tanda-tanda baik ya untuk UHO bisa mendapatkan pemimpin yang diharapkan oleh bangsa, negara dan agama,"

"Dalam membangun peradaban masa depan UHO yang dapat diwariskan untuk anak cucu kita," kata Prof Muhammad Nurdin melalui WhatsApp messenger, Selasa (20/4/2021).

Nurdin pun mengaku bersabar menunggu tahapan kembali dilanjutkan.

Pihaknya menyerahkan masalah ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved