Rabu, 29 April 2026

Rujab Gubernur Sultra Tak Pernah Direhab Selama 20 Tahun

"Bisa dilihat kondisinya, sejak dari mantan Gubernur Sultra, Laode Kaimuddin hingga sampai saat ini, kondisi rujab masih begitu-begitu saja,"

Tayang:
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
zoom-inlihat foto Rujab Gubernur Sultra Tak Pernah Direhab Selama 20 Tahun
Ridwan Kadir/ TribunnewsSultra.com
Penampakan pintu gerbang Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara (Rujab Gubernur Sultra) dari balik seng warna biru di Jalan Taman Suropati, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Minggu (04/04/2021). 

Untuk pengawasan pembangunan pintu gerbang keluar Rujab gubernur Sultra, dengan menelan anggaran Rp53 juta.

Baca juga: Penampakan Gerbang Rujab Gubernur Sultra Senilai Rp1,4 Miliar, Terkini Masih Tahap Pengerjaan

Baca juga: Renovasi Pagar Rujab Gubernur Sultra Menelan Anggaran Rp 1,2 Miliar

Baca juga: Perbaikan 250 Kilometer Jalan Rusak Target Selesai Tahun Ini, Pemprov Sultra Pakai Uang Rp56 Miliar

Pemenang tender untuk pengawasan yakni CV Pladesy Consultant.

Kepala Dinas Cipta Karya, Pahri Yamsul mengatakan kedepan untuk penyelesaian pembangunan akan dianggarkan lagi untuk penyelesaian.

"Tahap pertama pembangunan gerbang rujab gubernur telah selesai," kata Pahri. Minggu (4/4/2021).

Sebelumnya, Kondisi terkini pembangunan gerbang rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com Minggu (4/4/2021).

Dibagian depan gerbang masih terhalang seng berwarna biru yang bertuliskan dilarang masuk bagi yang tidak berkepentingan.

Namun model dari gerbang tersebut sudah bisa tampak dari jalan, karena seng tersebut tak menutupi keseluruhan gerbang.

Desain gerbang tersebut yakni moderen klasik yang berwarna putih.

Terdapat 4 pilar dibagian depan dan 2 lampu. Untuk tinggi gerbang sekira 7 meter.

Terdapat 8 orang pekerja dan 2 lainnya merupakan staf dari rujab.

Pintu gerbang dengan tinggi sekira 2,5 meter dengan cat berwarna hitam.

Jalan di gerbang dalam proses pengerjaan menggunakan beton.

Untuk progres pengerjaannya, pagar bagian depan disamping kanan gerbang, baru dibangun sekira 80 meter.

Untuk gerbang bagian belakang pun masih sama belum dapat dioperasikan.

Hal itu dikarenakan masih adanya penggalian disekeliling gerbang menggunakan alat berat exavator.

Pohan besar di gerbang belakang pun ditebang. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved