Jalan Rusak di Sulawesi Tenggara
Perbaikan Jalan Andoolo-Tinanggea Diusul di APBD Perubahan 2021, DPRD Sultra: Tak Ada Pilihan Lain
Perbaikan jalan poros Andolo-Tinanggea, Konawe Selatan (Konsel), tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat ini.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Aqsa
Jika berkaca pada peta digital Goole Maps, jarak tempuh dari Kota Kendari menuju Kecamatan Tinanggea sekira 98 kilometer.
Dapat ditempuh menggunakan mobil dengan waktu 2,16 jam.
Sementara itu, jarak tempuh dari Kota Kendari menuju Kecamatan Andoolo, cuma sejauh 84,5 kilometer.
Jarak tempuh menggunakan mobil butuh waktu 1,56 jam.
Selain dekat dengan Kota Kendari, Jalan Poros Andoolo-Tinanggea juga dekat dengan ibu Kota Kabupaten Konawe Selatan.
Di mana, Kecamatan Andoolo merupakan ibukata Kabupaten Konawe Selatan.
Ditambal saat Presiden Datang
Warga Desa Watumerembe, Kecamatan Palangga, Supri (45) mengatakan, jalan rusak sempat diperbaiki saat pemerintah pusat dari Jakarta datang ke Konawe Selatan.
Bahkan, sebelum kedatangan Presiden Joko Widodo untuk meresmikan pabrik gula di Kabupaten Bombana, 22 Oktober 2020 lalu, jalan sempat ditimbun.
Pemerintah setempat menimbun lubang jalan itu menggunakan material tanah, bukan aspal.
“Tapi ternyata Jokowi naik helikopter, tidak jadi lewat sini," katanya, Rabu (7/4/2021).
Tanah timbunan penutup lubang itu hanya bertahan beberapa hari, apalagi saat hujan mengguyur Konawe Selatan dan sekitarnya, jalan kambali rusak.
Supri menyebut, di jalan tersebut sering terjadi kecelakaan tunggal, baik dialami pengendara dari daerah lain, maupun warga setempat sendiri.
Para warga akhirnya bersepakat menanam puluhan pohon pisang sebagai bentuk protes mereka kepada pemerintah.
"Kalau perlu sampai pohon pisang ini berbuah, kami tidak akan cabut selama belum diaspal," katanya.