Air Bersih di Kendari
Layanan PDAM di Kendari Terganggu, Warga Bisa Adukan ke Nomor Kontak Ini
Perusahaan Daerah AIr Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari memberikan nomor kontak layanan aduan kepada masyarakat.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Laode Ari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/dirut-pdam-titra.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Perusahaan Daerah AIr Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari memberikan nomor kontak layanan aduan kepada masyarakat.
Kontak itu sebagai sarana yang bisa digunakan warga atau pelanggan yang memilki keluhan jika terjadi gangguan, pelayanan air bersih, dari PDAM.
Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin menyebut bagi warga ingin mengadukan layanan gangguan tinggal menghubungi nomor kontak (0401) 3127179/3121992.
"Jadi kawan-kawan di kantor sudah siap untuk menerima aduan supaya segera kita tindaklanjuti. Tinggal hubungi nomor itu," kata Damin di Kantor PDAM Kendari Jalan R Suprapto, Selasa (7/4/2021).
Baca juga: Warga Harus Gugat Kualitas Pelayanan, PDAM Kendari Bisa Didenda
Baca juga: Suplai Air PDAM Kendari, Emak-Emak: Bayar Mahal, Bau Comberan, dan Mengalir Seperti Kencing
Baca juga: Dibayar Rp85 Ribu Per Bulan, Air PDAM Mengalir Seminggu Sekali, Warga: Menetes Seperti Kencing
Ini untuk menjawab keluhan masyarakat akibat pelayanan PDAM sering terganggu.
"Semoga kita berharap pelan-pelan kita bisa benahi secara cepat jika ada keluhan," katanya.
Kebanyakan keluhan dari masyarakat adalah air tidak mengalir sesuai jadwal.
Kemudian adanya kekeruhan air diterima pelanggan PDAM.
"Kalau keruh diakibatkan pipa bocor, biasanya seperti itu. Bukan dari sumbernya yang kotor," kata Direktur PDAM.
Keluhan Pelanggan
Sebelumnya terjadi keluhan pelanggan PDAM akibat kurang maksimalnya layanan.
Ini disebabkan air keruh dan berbau. Sehingga PDAM dianggap lalai.
Curhatan emak-emak di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kesal air PDAM mirip comberan hingga bau seperti bangkai.
Warga Kota Kendari keluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum/ PDAM Tirta Anoa Kendari, karena keruh dan berbau busuk.
Seperti dialami Lian (34) warga Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia, Kendari kejadian itu berlangsung Sabtu pagi (3/4/2021).
Ketika ia menampung air, ternyata aliran air PDAM itu terlihat air keruh dan berbau seperti bangkai.
"Keruh airnya kecokelatan. Berbau sekali seperti bangkai hewan," katanya lewat pesan WhatsApp, Sabtu (3/4/2021).
Kejadian air keruh itu ia rasakan 3 jam.
"Tadi dari jam 6 pagi sampai jam 8," kata Lian.
Baca juga: Mesin PDAM Kendari Rusak Lagi, Cuma Satu Unit Berfungsi, Damin: Terkendala Perbaikan Staf Meninggal
Baca juga: Dalih PDAM Kendari Air Kotor dan Busuk Akibat Pipa Bocor, Damin Sebut Sudah Biasa Terjadi
Baca juga: Penuhi Kebutuhan Air Warga Kendari Beli Air Tandon, PDAM Jarang Mengalir Hingga Harus Irit Pemakaian
Hal senada diungkapkan Rita (41) warga Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.
Menurutnya ini terus-menerus terjadi. Bukan persoalan keruhnya saja, kadang aliran PDAM ini tidak mengalir bahkan selama sepekan.
"Kalaupun mengalir airnya seperti orang buang air kecil, sedikit yang keluar," kata Rita.
Curhatan emak-emak di Kendari
Percakapan WhatsApp, emak-emak di Kendari kesal air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa, mirip comberan dan berbau busuk.
Terlihat percakapan mereka tidak puas dengan pelayanan PDAM Tirta Anoa Kendari.
Dalam percakapan itu, emak-emak menyebut air keruh dan berbau seperti comberan.
"Bau bu, sudah mau full bak, lihat ini langsung di buang lagi. Macam bau comberan," kata emak-emak itu melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/4/2021).
Ada juga emak-emak mengaku pasrah. Walaupun air keruh tetap ia ambil sebagai kebutuhan.
"Sama, di rumah juga airnya hitam. Dari pada tidak ada air, ditadah saja bak,"tulisnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)