Kamis, 4 Juni 2026

Demo Ricuh di Morosi

Demonstrasi Ricuh di Morosi Kabupaten Konawe, Massa Aksi Tagih Janji Bos PT VDNI  

Massa melakukan unjuk rasa guna menuntut pemilik perusahaan, Mr Tony menepati janji perekrutan keamanan kepada ormas tersebut.

Tayang:
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Laode Ari
zoom-inlihat foto Demonstrasi Ricuh di Morosi Kabupaten Konawe, Massa Aksi Tagih Janji Bos PT VDNI  
Istimewa
Demonstrasi ricuh yang dilakukan oleh kelompok pemuda di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Senin (05/04/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Ratusan massa dari salah satu organisasi pemuda menggelar unjuk rasa di kawasan industri Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (05/4/2021).

Salah seorang warga di lokasi demonstrasi mengatakan, situasi dan kondisi disekitar lokasi unjuk rasa terasa mencekam.

"Mencekam," katanya saat dihubungi via WhatsApp.

Sementara itu, massa melakukan unjuk rasa guna menuntut pemilik perusahaan PT Virtu Dragon Nickel Industry atau PT VDNI, Mr Tony Zhou menepati janji perekrutan keamanan kepada ormas tersebut.

Massa juga menuntut memecat site HRD manager Ahmad Zaekusen, Asisten HRD Haris, Staf Rekrutmen Dhea.

Baca juga: Khas Kawasan Industri Morosi: Aksara China di Warung, Jalan Rusak Parah, Pincara Seberangi Sungai

Baca juga: 26 TKA China Masuk Lagi, Bukan Tujuan ke Morosi Konawe, Ini Penjelasan Imigrasi

Baca juga: Demo Buruh PT VDNI di Konawe Berakhir Rusuh, Kantor Dirusak, Excavator Terbakar

Ormas itu juga meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Yan Sultra menindak salah satu oknum polisi berinisial M yang diduga ikut mengintervensi perekrutan tenaga kerja di kawasan industri Morosi.

Hingga berita ini terbit, situasi di Morosi masih memanas. Terlihat juga masa aksi membawa senjata tajam saat berunjuk rasa.

Demontrasi Ricuh di Morosi

Sebelumnya, sekelompok pemuda menggelar aksi demonstrasi di jalan hauling PT Virtu Dragon Nickel Indutry atau PT VDNI di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (05/04/2021).

Dari potongan video yang beredar disalah satu grup Whatsapp, aksi yang dilakukan sekelompok pemuda tersebut berujung ricuh.

Kericuhan berujung pengrusakan beberapa kendaraan yang terparkir di bahu jalan.

Belum diketahui pemilik dari kendaraan yang rusak, apakah milik warga atau pekerja perusahaan. 

Sejumlah pengunjukrasa juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam aksi yang berujung ricuh tersebut.

Diketahui, pengunjuk rasa melakukan aksi di sepanjang jalan hauling yang merupakan akses masuk para warga atau pekerja di PT VDNI dan OSS.

Kelompok pemuda itu nampak menggunakan ikat kepala berwarna merah dan membawa spanduk yang berisi tuntunan aksi. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved