Breaking News:

Virus Corona

Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Sejumlah Negara, IDI Imbau Tetap Waspada

PB IDI meminta masyarakat untuk tetap waspada terkait peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara.

Editor: Clarissa Fauzany
kompas.com
Foto penerapan protokol kesehatan Covid-19 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pandemi Covid-19 atau virus corona yang terjadi sejak akhir tahun 2019 silam belum bisa dikatakan selesai.

Menurut laporan Kompas.com, sejumlah negara bahkan mengalami lonjakan kasus dalam beberapa waktu belakangan.

Hal ini pun turut menjadi perhatian Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI).

Baca juga: Kanwil Kemenag Sulawesi Tenggara Perkuat Penyuluh Deteksi Aliran Melenceng dari Agama

Dalam pernyataannya, PB IDI meminta masyarakat untuk tetap waspada terkait peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah negara.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kondisi serupa akan terjadi di Tanah Air.

"India dari turun naik lagi, kita selalu terlambat dari luar negeri. Mereka sudah turun, kita belum. Sekarang luar negeri naik, kita baru turun," ujar Wakil Ketua PB IDI Slamet Budiarto saat dihubungi, Senin (29/3/2021).

"Nah, dikhawatirkan juga akan naik lagi (kasus Covid-19 di Indonesia), jadi jangan kita lengah tetap waspada karena sewaktu-waktu kan itu hanya giliran aja," tutur dia.

Baca juga: Kronologi Cita Citata Terseret KPK; dari Honor Nyanyi hingga Pusaran Korupsi Bansos Covid-19

Kendati begitu, ia menyebut lonjakan kasus Covid-19 tidak akan terjadi apabila masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karenanya ia meminta masyarakat mematuhi kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan mudik Lebaran.

"Kita tak akan terkena giliran (lonjakan kasus) kalau prokes tetap dilaksanakan. Meski kasus turun tetap waspada karena hampir sebagian di luar negeri naik. Jadi sebaiknya jangan mudik dahulu, kalau mau aman," ujarnya.

Baca juga: Dinkes Kendari Akui Susah Ajak Lansia Ikut Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut, Slamet mengingatkan, angka kematian akibat Covid-19 sudah mencapai angka 40.000 kasus.

Jika tidak dicegah, hingga akhir 2021 angka kematian diprediksi mencapai 70.000-80.000 kasus.

"Sehingga masyarakat harus mengendalikan diri menunggu vaksin ini pilihan pahit pilihan terbaik dari yang terjelek memang membosankan tapi bagaimana lagi," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Covid-19 Melonjak di Sejumlah Negara, IDI: Tetap Waspada, RI Bisa Dapat Giliran",

(Kompas.com/Haryanti Puspa Sari)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved