Kebakaran di Kota Lama Kendari
Kebakaran di Kota Lama Kendari, Jumlah Ruko Terbakar, Kronologis, Kerugian, dan Dugaan Penyebab?
Sekitar lima hingga delapan rumah toko (ruko) hangus terbakar dilahap si jago merah.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Aqsa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/pemadam-memadamkan-api-pada-kebakaran-di-kota-lama-kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Kebakaran terjadi di kawasan Kota Lama Kendari, Kelurahan Kandai, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra), Rabu (24/03/2021) tengah malam hingga Kamis (24/3/2021) malam.
Sekira lima hingga delapan rumah toko (ruko) hangus terbakar dilahap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Tetapi kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran di Kota Lama Kendari Tak Jauh dari Jembatan Teluk Kendari, Api Lalap Ruko
Baca juga: Warga Kendari Protes Jalan Provinsi Rusak, Minta Ali Mazi Copot Kadisnya, Sebut Presiden Jokowi
Menurut Kepala Seksi Medis Darurat Bidang Penyelamatan Dinas Kebakaran Kota Kendari Sovian kebakaran mulai terjadi sekira pukul 22.00 wita.
"Tadi kami dapat laporan dari warga. Sekira 15 menit kami sampai di TKP (tempat kejadian perkara). Tim langsung melaksanakan pemadaman saat itu juga," katanya ditemui TribunnewsSultra.com di lokasi kebakaran.
Belum ada yang tahu kronologis pemicu api yang membakar ruko di kawasan tersebut.
Namun kata Sovian, ada kemungkinan penyebab kebakaran dipicu oleh aliran arus pendek listrik.
"Karena memang ada orang yang tinggal di dalam ruko. Jadi ada kemungkinan pemicu kebakaran itu akibat korsleting aliran listrik. Tapi nanti bisa dipastikan setelah ada penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Dalam proses pemadaman api, dinas kebakaran menurunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran.
Kata Sovian, api lumayan besar sehingga cukup sulit dipadamkan.
Medan juga buat tim pemadam kewalahan untuk menjinakkan api.
Kata dia, ruko yang saling berhimpitan, buat banyak cela penjaga bara api, sehingga sulit dijinakkan.
"Memang sulit karenakan rukonya banyak dan saling berhimpitan. Sehingga banyak cela yang di dalamnya ternyata masih ada apinya," ujarnya.
Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, pemadam kebakaran masih sibuk memadamkan api hingga berita ini ditayangkan.(*)