Breaking News:

PT PLM Keruk Emas di Bombana, IUP Dihentikan Dinas ESDM, Dilapor ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit

Padahal Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah menghentikan aktivitas operasi pertambangannya.

Editor: Fadli Aksar
Foto Ilustrasi
PT Panca Logam Makmur (PLM) diketahui aktif beroperasi mengeruk emas di Kabupaten Bombana. 

Menurut dia, belum ada tindakan penertiban dari aparat kepolisian.

Sehingga PT PLM bebas mengeruk emas, walaupun bertentangan dengan perundang-udangan yang berlaku.

Forum Mahasiswa Bombana Bersatu (FMBB) melaporkan PT PLM ke Mabes Polri, Selasa (23/2/2021) lalu.

Ketua FMBB, Sulharjan mengatakan, pihaknya menduga pemerintah daerah dan penegak hukum di Sultra turut terlibat dalam membiarkan PT PLM mengeruk emas.

Baca juga: PT PMS Titip Rp1,555 Miliar Dana Tambang di Kejati Sultra, PT Akar Mas Berutang Rp4,3 Miliar

Baca juga: Kejati Endus Rp151 Miliar Kerugian Negara di 80 Izin Tambang di Sultra, Pemilik IUP Belum Nyetor

Baca juga: Tambang Sultra Melimpah, Investor Bakal Tergiur

“Kami minta Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) melalui Kabareskrim Polri memproses laporan kami,” kata Sulharjan saat dihubungi via seluler, Jumat (5/3/2021).

Aktivitas ilegal itu diduga tersebut melanggar undang-undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan Minerba.

Selain itu PT PLM dianggap melanggar pasal 158 undang-undang minerba.

Regulasi itu menjerat setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin seperti dalam pasal 35, dipenjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

"PT PLM kami duga menabrak pasal 89 undang-undang nomor 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan," tegasnya.

Direktur PT PLM Group Neljdon dikutip TribunnewsSultra dari dokumen klarifikasi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra mengatakan, sudah memperpanjang IUP Operasi Pertambangan (OP).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved