Mebel di Kendari Terbakar Saat Hujan, Kerugian Mencapai Rp50 Juta, Polisi Selidiki Pemicu Api
Padahal, saat wilayah Kota Kendari dan sekitarnya tengah dilanda hujan yang cukup lebat.
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Fadli Aksar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/mebel-terbakar.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebuah tempat usaha mebel di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terbakar.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Rabu (3/3/2021) sekira Pukul 03.00 WITA.
Kobaran api cepat membesar karena melalap bangunan dan barang yang terbuat dari kayu.
Padahal, saat pristiwa berlangsung, wilayah Kota Kendari dan sekitarnya tengah dilanda hujan yang cukup lebat.
Api baru bisa dipadamkan kurang lebih hampir satu jam.
Baca juga: Jualan Minuman Dingin, Gadis 18 Tahun ini Berpenghasilan Jutaan Rupiah Perbulan
Baca juga: Fakta-fakta Perpeloncoan Mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, Sikap Rektorat UHO dan Polda Sultra
Baca juga: Pajak Nunggak dan Tak Taat KPK, Puluhan Tempat Usaha di Kendari Bakal Ditutup
Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kota Kendari Junaidin Umar membenarkan peristiwa itu.
Mebel tersebut milik warga bernama Sarib.
Dinas Damkar seketika mendapatkan informasi langsung mengerahkan tiga unit armada mobil pemadaman.
"Api berhasil dijinakkan sampai pukul 04.00 WITA," kata Junaidin saat dihubungi melalui telepon,
Untung saja, tidak korban luka atau korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Belum diketahui penyebab kebakaran itu, polisi masih melakukan penyelidikan.
Junaidin mengingatkan, walaupun cuaca hujan bukan berarti potensi kebakaran tidak ada.
Baca juga: Jaksa Gadungan Nginap di Hotel 2 Bulan Tanpa Bayar, Tagihan sampai Rp 42 Juta
Baca juga: Nikita Mirzani Tak Setuju UU ITE Dihapus: Nanti Netizen Barbar, Pada Ngaco Soalnya
Baca juga: Detik-detik Tawuran di Depan Kampus Universitas Haluoleo, Saling Serang Hingga Dinihari, Penyebab
"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dengan bahaya kebakaran," katanya.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mandonga AKP I Ketut Arya Wijanarka menjelaskan, aparat sudah mendatangi lokasi kejadian.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pemicu kebakaran, hingga saat ini polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kobaran api.
"Penyebab belum dapat dipastikan. Situasi terakhir api telah berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kota Kendari," kata AKP Ketut Arya melalui WhatsApp messenger.(*)