Breaking News:

Perpeloncoan Mahasiswa UHO

Fakta-fakta Perpeloncoan Mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, Sikap Rektorat UHO dan Polda Sultra

Fakta-fakta perpeloncoan mahasiswa baru Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, berikut sikap rektorat dan tindakan Polda Sultra.

handover
Fakta-fakta perpeloncoan mahasiswa baru Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, berikut sikap rektorat dan tindakan Polda Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Fakta-fakta perpeloncoan mahasiswa baru Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, berikut sikap rektorat dan tindakan Polda Sultra.

Rektorat UHO Kendari menyerahkan dugaan kasus perpeloncoan dengan kekerasan mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ke pihak kepolisian.

Aksi kekerasan yang dilakukan terhadap mahasiswa baru angkatan 2020 itu sebelumnya viral di media sosial.

Perpeloncoan dilakukan di Pantai Nambo, Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sultra, Minggu (28/2/2021) lalu.

Atas kejadian ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sultra turun tangan menyelidiki kasus dugaan kekerasan dan penyiksaan terhadap puluhan mahasiswa UHO tersebut.

Baca juga: Detik-detik Tawuran di Depan Kampus Universitas Haluoleo, Saling Serang Hingga Dinihari, Penyebab

Baca juga: UHO Serahkan Kasus Perpeloncoan Puluhan Mahasiswa ke Polisi, Polda Sulawesi Tenggara Turun Tangan

Baca juga: Aksi Perpeloncoan Puluhan Mahasiswa UHO Kendari Viral, Begini Respon Rektorat

Tim Hukum UHO Kendari Lade Sirjon mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab atas perpeloncoan yang dibarengi aksi penyiksaan yang diduga dilakukan mahasiswa kampus tersebut.

Pasalnya, aksi kekerasan tersebut tidak dikehendaki universitas dan bukan merupakan kegiatan akademik.

Dia mempersilakan kepada orang tua mahasiswa untuk melapor ke polisi jika keberatan dengan tindakan perpeloncoan itu.

“Apalagi kalau menimbulkan luka, kita serahkan Polda Sultra untuk melidik apabila ada peristiwa pidana,” katanya di Gedung Rektorat UHO Kendari, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa (2/3/2021).

Rektorat UHO Tak Beri Izin

Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Haluoleo (UHO) Kendari Nur Arafah memberi keterangan pers terkait aksi perpeloncoan mahasiswa yang diduga dilakukan mahasiswa UHO, di Gedung Rektorat UHO Kendari, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa (2/3/2021).
Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Haluoleo (UHO) Kendari Nur Arafah memberi keterangan pers terkait aksi perpeloncoan mahasiswa yang diduga dilakukan mahasiswa UHO, di Gedung Rektorat UHO Kendari, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Selasa (2/3/2021). ((Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))
Halaman
123
Editor: Aqsa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved