Fakta Masjid Al-Alam, Dari Ikon Kota Kendari, hingga Bangunan Serupa Burj Al Arab Dubai
Tak hanya sebagai tempat ibadah bagi umat muslim, Masjid dengan luas sekitar 12.692 meter persegi itu juga sebagai objek wisata religi.
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/masjid-al-alam.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masjid Al-Alam saat ini menjadi salah satu tempat favorit di Kota Kendari.
Tak hanya sebagai tempat ibadah bagi umat muslim, Masjid dengan luas sekitar 12.692 meter persegi itu juga sebagai objek wisata religi.
Berikut fakta-fakta terkait Masjid Al-Alam
1. Ikon Kota Kendari
Masjid Al-Alam terletak di Kelurahan Lalolara Kecamatan Kambu Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Masjid Al-Alam menjadi ikon baru di Kota Kendari, yang banyak dikunjungi warga sekitar dan para pendatang dari luar daerah Kota Kendari.
Masyarakat yang akan menunaikan ibadah di masjid ini akan disuguhkan dengan keindahan pemandangan laut dan suasana angin sejuk.
Selain sebagai tempat ibadah, Masjid ini juga sebagi tempat wisata religi.
Berbagai kegiatan keagaman juga dilaksanakan di masjid ini.
Di waktu sore hingga menjelang petang, banyak masyarakat atau pengunjung yang datang baik hanya untuk menjalankan ibadah atau sekedar berfoto-foto.
Baca juga: Sekda Sebut 17 Objek Wisata Alam Ini di Sultra Mampu Tingkatkan Investasi
Baca juga: 5 Tongkrongan di Kota Kendari: Mudah Diakses, Banyak Menu Racikan, dan Bisa Swafoto
2. Dibangun selama 8 Tahun
Pembangunan Masjid ini dimulai sejak 2010 dimasa kepemimpinan Gubernur Sultra, Nur Alam.
Proses pembangunan selama 8 tahun sehingga masjid tersebut diresmikan serta difungsikan pada tahun 2018.
Anggaran dari pembangunan masjid ini mencapai 200 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi Tenggara.
Proses pembangunan masjid ini terbilang unik.