Breaking News:

Penerima Bansos UMKM Dinilai Tak Realistis, DPRD Kendari Minta Pemkot Benahi

Menurutnya, jumlah penerima Bansos seperti yang dicatat Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kendari sebanyak 12.016 orang, tak realistis.

Muhammad Israjab
Andi Sulolipu 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari Sulawesi Tenggara Andi Sulolipu menilai, angka penerima Bantuan Sosial (Bansos) Uasaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “kegengendutan”.

Menurutnya, jumlah penerima Bansos seperti yang dicatat Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kendari sebanyak 12.016 orang, tak realistis.

Sebab, saat DPRD Kota Kendari melakukan reses, tak ditemukan jumlah sebanyak itu.

Ia bahkan menduga, Pemerintah Kota (Pemkot), dalam hal ini Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kendari mengarang julah penerima sebanyak 12.016 orang tersebut. 

Secara tegas ia meminta agar angka tersebut dibuktikan. 

“Saya jadi bertanya, apakah sebesar itu UMKM di Kota Kendari? Karena di lapangan tidak sebanyak itu. Kalau ada coba dibuktikan saja,” ucapnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Kendari, bilangan Jl Madusila, Anduonohu, Selasa (2/3/2021).  

Baca juga: Mayat Terbungkus Kain Ditemukan di Hutan Konawe Selatan, Ada Benda Mencurigakan di Dekat Jenazah

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini merasa Pemkot hanya mengenjar target penyaluran bantuan presiden (Banpres) untuk UMKM di Kendari.

“Jangan sampai ini hanya mengejar target untuk menyalurkan Banpres, supaya bantuan tersalurkan. Tapi tidak melihat aspek tepat guna, apakah tepat sasaran,” jelasnya.

Benarhi Data Pemerima

Menurut Andi Sulolipu, perlu dilakukan perembukan data, melibatkan semua pihak. Agar kekeliruan pemberian bantuan tak terulang lagi.

Baca juga: Diperuntukan Bagi Rakyat Biasa, BLT UMKM 2,4 Juta Malah Masuk ke Rekening Anggota DPRD Kota Kendari

Halaman
123
Penulis: Muhammad Israjab
Editor: Risno Mawandili
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved