Breaking News:

Jadi Terdakwa, Koruptor Minta Izin Keluar Penjara untuk Dilantik Jadi Wakil Bupati, Ini Kata KPU

Terdakwa kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Johan Anuar akan mengajukan surat izin untuk keluar.

HANDOUT Kompas.com
Cawabup Kabupaten OKU Johan Anuar saat tiba di rutan kelas 1 Palembang usai dilimpahkan oleh JPU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga terlibat mark lahan kuburan yang merugikan negara Rp 5,7 miliar, Selasa (15/12/2020). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Terdakwa kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Johan Anuar akan mengajukan surat izin untuk keluar.

Selama ini, ia mendakam di sel tahanan Rutan Pakjo Palembang.

Namun, ia akan menghadiri pelantikan dirinya sebagai wakil bupati terpilih.

Pengajuan izin keluar rutan itu akan disampaikan langsung oleh kuasa hukumnya, Titis Rachmawati, ke Pengadilan Negeri Palembang.

Baca juga: Pemprov Tak Tahu Kapan Tuntaskan 260 Kilometer Jalan Rusak di Sultra, Abdul Rahim Bilang Begini

Titis mengatakan, pihaknya saat ini telah menyiapkan segala surat menyurat terkait permintaan izin tersebut.

Namun, mereka masih menunggu keterangan resmi soal ketetapan pasti jadwal pelantikan.

"Surat penetapan dari Mendagri untuk bupati dan wakil bupati terpilih belum kami terima. Nanti, setelah keluar akan langsung kami minta surat permohonan untuk keluar," kata Titis seusai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (23/2/2021).

Menurut Titis, pengajuan surat permohonan untuk keluar tahanan akan diajukan ke Pengadilan Negeri Palembang.

Sebab, saat ini status Johan merupakan terdakwa dan sedang mengikuti proses sidang.

"Belum tahu pelantikannya virtual atau langsung, tapi walaupun virtual tak etis kalau dilantik di dalam. Kami akan mengajukan surat izin keluar dahulu, nanti akan disiapkan," ujarnya.

Baca juga: Dokter Gadungan Buka Klinik Kecantikan, Modal Pengalaman Jadi Perawat dan Otodidak dari Mantan Suami

Halaman
123
Editor: Ifa Nabila
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved