Jumat, 17 April 2026

Mengenal Wawan, Warga Kendari yang Jadi Dosen di 5 Universitas di Filipina

Far Eastern University merupakan kampus terkenal, lantaran banyak alumninya menjadi penjabat negara hingga presiden di Filipina.

Tayang:
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
zoom-inlihat foto Mengenal Wawan, Warga Kendari yang Jadi Dosen di 5 Universitas di Filipina
handover
Muhammad Kurniawan Rachman alias Wawan (29), warga Jalan Mayjend Katamso, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi dosen di 5 universitas di Filipina 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wawan (29), warga Jalan Mayjend Katamso, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi dosen Bahasa Indonesia di 5 universitas di Filipina.

Ke-5 kampus itu yakni, University of the Philippines Dilman, Centro Escolar University, Philllipines Women’s University, University Perpetual Help, dan Far Eastern University.

Far Eastern University merupakan kampus terkenal, lantaran banyak alumninya menjadi penjabat negara hingga presiden di Filipina.

Seperti mantan Presiden Filipina, José P. Laurel, Perdana Menteri Pertama Apolinario Mabini.

Tak hanya pejabat negara, sejumlah selebriti juga pernah menimba ilmu di Far Eastern University, seperti Laarni Lozada, Carmi Martin dan Hwang In-Yeop.

Baca juga: Sosok Lettu Pnb Muhammad Fachry Nosar, Penerbang Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Asal Sultra

Baca juga: Kisah Seorang Polisi di Kendari: Didik 65 Anak Jalanan, Sisihkan Gaji Rp2 Juta Perbulan

Pria bernama lengkap Muh Kurniawan Rachman ini bercerita, di negara kekuasaan Rodrigo Duterte itu, dia mulai mengajar 200 mahasiswa, pada Februari 2021

Di setiap universitas Wawan mengajar sebanyak lima kali.

Pertemuan dilakukan satu kali setian pekan, dengan diikuti dua kelas.

Setiap kelas berjumlah sekira 35 sampai 40 mahasiswa, kelas kecil sekitar 9 orang.

"Pada saat mengajar ada dua kelas," kata Wawan saat dihubungi melalui whatsApp messenger, Jumat (19/2/2021).

Wawan terpaksa menggelar pembelajaran jarak jauh (PJJ) karena pandemi Covid-19 masih melanda Filipina.

Proses pembelajaran pun dilakukan melalui platform seperti Zoom atau Microsoft Team.

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang digelar Muh Kurniawan Rachman alias Wawan (29), dosen muda asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kini mengajar di 5 universitas di Filipina
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang digelar Muh Kurniawan Rachman alias Wawan (29), dosen muda asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kini mengajar di 5 universitas di Filipina (handover)

Hal itu menjadi tantangan baru baginya, sebab dia harus berinovasi untuk menarik perhatian mahasiswa.

Apalagi, waktu yang terbatas menjadi kendala untuk berinteraksi efektif dengan ratusan mahasiswanya.

Kendati begitu, antusias tinggi mahasiswa Filipina yang ingin belajar Bahasa Indonesia menjadi motivasi bagi Wawan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved