Internet Kendari Lelet

Pasang Indihome di Kendari Tidak Gratis, Miskomunkasilah yang Menggratiskan

Misalnya, paket tiga P (Wifi, Telepon, dan TV) berbiaya Rp150 ribu. Atau paket kedua P (WiFi dan TV dau WiFi dan Telepon) berpiaya Rp75 ribu.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: thamzil_thahir
TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili
Feronica_Sampe - General Manager PT Telkom Wilayah Telekomunikasi (Witel) Sulawesi Tenggara (Sultra) di ruang kerjanya, Jl Ahmad Yani, Wuawua, Kota Kendari, Selasa (9/2/2021). Dia menjelaskan penyebab leletnya jaringan internet kabel di Kendari. 

Laporan Wartawan TribunnewsSultra.com: Risno Mawandili

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - General Maneger (GM) PT Telkom Witel Sulawesi Tenggara (Sultra) Feronika Sampe menegaskan, pemasangan Indihome di rumah warga tak gratis. Miskomunikasilah yang mengratiskannya.

"Kemungkinan ada miskomunikasi. Bisa jadi ketika orang kami memberitahu ada (biaya pemasangan) kemungkinan pelanggan sedang tidak fokus. Atau orang kami tidak menyampaikan kepada orang yang tepat," kata Feronika saat ditemui di kantornya, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sultra, Senin (8/2/2021).

Sebelumnya, Feronika juga sudah memberi penjelasan soal keluhan konsumen.

Menurut dia biaya pemasangan tergantung paket pilihan.

  • Misalnya, paket tiga P (Wifi, Telepon, dan TV) berbiaya Rp150 ribu.
  • Atau paket kedua P (WiFi dan TV dau WiFi dan telepon) berpiaya Rp75 ribu.
  • Biaya pemasangan pertama ini bakal dibayarkan pelanggan pada iuran bulanan pertama.

"Jadi Rp 385 ribu ini ditambah Rp75 ribu atau Rp150 ribu, itulah yang akan dibayarkan pada iuran bulanan pembayaran pertama," jelas Feronika.

Lanjut Feronika, biaya pemasangan itu hanya dibayarkan satu kali saja.

Sehingga iuran pada bulan berikutnya akan kembali normal.

Viral Video Sopir Angkot di Kendari Narik Bawa Balita, Tidurnya di Kolong Kursi Penumpang

Akui Keluhan Pemasangan Indihome, Bos Telkom Sultra Minta Calon Konsumen Bersabar, Ini Penyebabnya

Jika nantinya pelanggan masih menemukan ada kenaikan iuran, hal itu kemungkinan terjadi karena kesalahan pelanggan sendiri.

Dia juga menyebutkan kemunglinan pelanggan tidak paham.

"Boleh jadi ketika seorang pelanggan ditelepon oleh agen PT Telkom dari pusat 147, menyetujui saat ditawari produk baru," ujar Feronika.

Dia menambahkan, jika pelanggan merasa tidak pernah menyetujui penawaran tersebut, maka segera mengadu ke pihak PT Telkom Witel Sultra.

Kalau misalkan dia tidak sering ditelepon dari pusat, biasakan ada agen 147 yang teleponkan, kalau dia merasa tidak mengiakan minta keteranganya.

Dia menjelaskan, anggapan itu bisa saja timbul karena miskomunikasi antara tim lapangan PT Telkom dengan pelanggan.

Penjelasan Feronika menjawab pertanyaan mengapa ada kenaikan iuran bulan yang dibayarkan pelanggan.

Menurut Feronika, banyak pelanggan mengira pasang Indihome itu gratis. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved