Kapolres Dicueki saat Razia Kafe: Tidak Ada yang Pulang, Saya Angkut, Rapid Test di Tempat

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya yang turun ke lapangan pun dicueki.

Editor: Ifa Nabila
FOTO: Dok. Polresta Bandar Lampung via KOMPAS.com
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya (kiri) menegur pengelola salah satu kafe karena membiarkan kerumunan pengunjung terjadi. ( 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Warga nekat berada di kafe tanpa mengindahkan protokol kesehatan di Bandar Lampung.

Bahkan, imbauan dari Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya yang turun ke lapangan pun dicueki.

Ia sempat merasa keki lantaran imbauannya terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 tak ditanggapi pengunjung kafe.

Peristiwa itu terjadi saat Yan Budi memimpin Satgas Covid-19 Bandar Lampung melakukan penyisiran ke sejumlah kafe dan tempat hiburan pada Minggu (24/1/2021) dini hari.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kasus Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 1 Juta per Selasa, 26 Januari 2021

Penyisiran tersebut menyusul penerapan Perda Nomor 3 Tahun 2020 terkait pembatasan tempat hiburan di masa pandemi Covid-19.

Yan Budi mengatakan, ada tiga kafe yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Teluk Betung Selatan, dengan kondisi ramai pengunjung.

Saat masuk ke salah satu kafe, menurut Yan Budi, kondisi di dalam padat pengunjung dan tanpa jaga jarak.

Awalnya Yan Budi masuk dengan santun, menyosialisasikan Perda dan meminta agar pengunjung pulang untuk mengurangi kerumunan.

“Baru saya datang, kesannya sudah tidak enak. Ada satu pengunjung ditegur menolak memakai masker,” kata Yan Budi saat dihubungi, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: Viral Video Takut Jarum Suntik, Kepala Puskesmas sampai Menjerit dan Dipegangi saat Vaksin Covid-19

Namun, para pengunjung terlihat tidak peduli dan masih asyik di meja masing-masing.

Sekitar 10 menit, menurut Yan Budi, pihaknya menunggu iktikad baik dari pengunjung untuk membubarkan diri.

Namun, tidak ada satu pun yang beranjak. Yan Budi mengaku kesal dan akhirnya memarahi para pengunjung dan pengelola kafe.

“Enggak ada yang pulang sekarang, saya angkut, rapid test di tempat,” kata Yan Budi mengulangi perkataannya.

Mendapat omelan dan diancam akan dites Covid-19, para pengunjung pun bubar keluar dari dalam kafe.

Yan Budi mengatakan, sejumlah kafe dan tempat hiburan yang menjadi target berada di Kecamatan Panjang dan Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Baca juga: Kaleidoskop Pandemi Covid-19 di Indonesia: dari Temuan Kasus Pertama hingga Dimulainya Vaksinasi

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved