Berita Wakatobi
Pemilik SPPG Numana Wakatobi Polisikan Penyebar Video Marah soal Menu MBG Meski Sudah Minta Maaf
Pemilik SPPG Numana H Ariadin melaporkan seorang warga berinisial LM usai mengamuk di gedung SPPG Nunama, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/LM-saat-menyampaikan-permintaan-maaf-untuk-SPPG-Numana-Wakatobi.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Numana Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), H Ariadin melaporkan seorang warga berinisial LM.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pengancaman dan penganiayaan yang diduga dilakukan LM terhadap H Ariadin dan sejumlah karyawan SPPG setempat.
Hal ini disampaikan H Ariadin, saat menghubungi TribunnewsSultra.com, Kamis (28/5/2026).
Ariadin menjelaskan kronologi awal dirinya mendapat ancaman pada Rabu (13/5/2026).
Bermula saat LM datang ke SPPG Numana, sambil berteriak dengan nada keras memarahi seluruh pegawai.
Ia juga merekam aksinya tersebut dan mengunggahnya ke media sosial Facebook (FB) pada pertengahan Mei 2026 lalu.
Baca juga: Percakapan Terakhir Karyawati SPPG di Kendari Bareng Adiknya Sesaat Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa
Ia mengaku bahwa istrinya telah mengalami keracunan akibat mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diolah oleh SPPG tersebut.
Tak tanggung-tanggung, dalam video itu, LM juga melontarkan kalimat kasar hingga mengancam akan menghabisi nyawa para petugas.
"Saya bunuh kalian semua di sini," katanya.
LM pun meminta dipertemukan dengan pemilik SPPG Numana.
Tak berselang lama, pemilik SPPG Numana, H Ariadin pun datang.
"Saya awalnya datang ke rumah kerabat yang ada di samping bangunan SPPG. Tapi saya melihat ada keributan di sana. LM sementara sedang marah-marah pada karyawan SPPG," jelasnya.
H Ariadin pun lantas mengajak LM untuk berbicara dengan kepala dingin.
Termasuk persoalan sang istri LM yang disebutkan mengalami keracunan karena MBG.
"Saya ajak cari solusi namun LM balik marah, lalu kembali mengeluarkan kata kasar pada saya," kata Ariadin.