TOPIK
Banjir di Sulawesi Tenggara
-
Pemerintah Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara, mulai salurkan bantuan pangan kepada warga terdampak banjir.
-
Bantuan bahan makanan berupa beras diberikan sebanyak 400 gram atau 0,4 kilogram per orang per hari selama masa status tanggap darurat bencana.
-
Pemprov Sulawesi Tenggara menyalurkan bantuan pangan bagi warga terdampak banjir di 33 kecamatan yang tersebar di enam kabupaten dan kota se-Sultra.
-
Tanggul bakal dibangun di Kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
-
Berdasarkan update terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Selasa (12/5/2026), tercatat sebanyak 223 rumah dan 1.421 jiwa terdampak banjir.
-
Update jumlah korban terdampak banjir di tujuh kecamatan se-Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) per Senin (11/5/2026) malam.
-
Uni yang tinggal di Kawasan Kali Wanggu, mengaku sudah terbiasa menghadapi banjir setiap musim hujan.
-
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), terdampak banjir akibat curah hujan tinggi, Jumat (8/5/2026).
-
Sebanyak 896 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tak terlayani selama dua hari terakhir.
-
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman memastikan ketersediaan stok beras pemerintah dalam kondisi aman saat bertandang ke Sulawesi Tenggara.
-
Empat pintu air di kawasan Kali Wanggu di Kendari Sulawesi Tenggara diduga menjadi salah satu faktor penyebab banjir yang merendam permukiman warga.
-
Sawah seluas 151 hektare (ha) di Kawasan Amohalo, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terendam banjir.
-
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan senilai Rp10 miliar untuk masyarakat terdampak banjir di Provinsi Sulawesi Tenggara.
-
Ruas Jalan Brigjen M Yunus menuju Jalan Poros Bandara Haluoleo, kawasan By Pass Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) masih digenangi banjir.
-
Isak tangis tak terbendung dari ibunda NN (44), saat keluar dari ruang autopsi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026).
-
Uni Nasrah, warga Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengaku ketinggian banjir kali ini di luar perkiraannya.
-
Sebanyak delapan kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
-
Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama tujuh hari, mulai 11-17 Mei 2026.
-
Banjir di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), akibat luapan Kali Wanggu belum surut, Senin (11/5/2026).
-
Kepolisian mendalami tanda kekerasan yang ada pada tubuh mayat pria yang ditemukan di Permandian Air Jatuh Lasolo, Kendari, Sulawesi Tenggara.
-
Sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara (Sultra) terendam banjir akibat hujan deras dengan intensitas tinggi sejak Jumat hingga Minggu.
-
Berikut update data korban banjir Kendari di Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (11/5/2026).
-
Polresta Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan kekerasan terhadap tubuh korban NN (44) yang ditemukan hanyut di sungai.
-
Berikut daftar titik banjir di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (10/5/2026).
-
Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terendam banjir, Jumat (8/5/2026).
-
Akses Jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, kini telah kembali normal.
-
Sebanyak 25 personel Tim SAR Brimob Polda Sulawesi Tenggaradisiagakan di lokasi banjir Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
-
Inilah kronologi penemuan mayat pria inisial NN (44) di Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
-
Musibah banjir di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyebabkan puluhan warga mengungsi, Minggu (10/5/2026).
-
Warga di sekitar bantaran Sungai Lasolo, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan mayat.