Berita Sulawesi Tenggara
Retret 5 Hari, Kadis, Kaban, Kabiro Pemprov Sultra Tidur Sekamar Berdua di Kendari Sulawesi Tenggara
Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ( Pemprov Sultra) mengikuti retret selama 5 hari.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kadis-hingga-Kaban-Pemprov-Sultra-Kompak-Berbaju-Lapangan-Krem-dan-Boots-Retret-di-Puuwatu-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara ( Pemprov Sultra) mengikuti retret selama 5 hari.
Retret yang diikuti para kepala dinas (kadis), kepala badan (kaban), kepala biro (kabiro) tersebut berlangsung, 9-13 Desember 2025.
Selama retret, para pejabat eselon II itu tidur sekamar berdua di Asrama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BPSDM Sultra, Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.
Lokasinya berjarak sekitar 13-15 kilometer (km) atau 30 menit berkendara dari Kantor Gubernur Sultra di kawasan Anduonohu, Kecamatan Poasia.
Selama mengikuti retret, para pejabat wajib bangun pukul 04.15 wita dan tidur pukul 22.00 wita setiap harinya.
Selain pejabat Pemprov Sultra, retret juga diikuti Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.
Saat pembukaan acara yang dipimpin Wakil Gubernur atau Wagub Sultra Hugua di Aula Asrama C BPSDM Sultra, Rabu (10/05/2025), para pejabat tampak mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).
Baca juga: Retret Ala Militer, 63 Pejabat Pemkot Kendari Pakai Seragam Satpol PP, Tidur Beralas Kasur Lipat
Berupa atasan lengan panjang berwarna krem lengkap dengan atribut yang dipadukan celana hitam, sepatu boots, serta topi rimba.
Kepala BPSDM Sultra, Syahruddin Nurdin, mengatakan, para peserta menerima 12 materi selama 5 hari retret.
Materi tersebut di antaranya pemahaman tugas dan fungsi perangkat daerah.
Penguatan komitmen kerja, visi-misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, pencegahan korupsi, dan lainnya.
Retret ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan kekompakan perangkat daerah agar dapat bekerja lebih selaras dalam mendukung visi-misi pemerintah provinsi.
Menurutnya, kolaborasi sangat penting agar tidak ada program yang terhambat akibat lemahnya komunikasi antardinas.
“Setiap program harus dikerjakan bersama. Misalnya pengembangan pariwisata, bukan hanya dispar yang bekerja, tetapi PUPR juga ikut mendukung untuk penataan infrastruktur jalan,” katanya.
Melalui retret ini, pemerintah berharap kerja sama antardinas semakin solid sehingga pembangunan di kabupaten/kota se-Sultra berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.