Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Panas Terik di Kendari, Potensi Hujan Ringan di Kolaka Timur
Prakiraan cuaca BMKG di 17 kabupaten kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini, Rabu (22/10/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Cuaca-cerah-di-Kota-Kendari-Provinsi-Sulawesi-Tenggara-Sultra-Rabu-22102025.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Prakiraan cuaca BMKG di 17 kabupaten kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini, Rabu (22/10/2025).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca cerah berawan di sebagian besar wilayah Sultra hari ini.
Di antaranya Kota Kendari, Baubau, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Bombana.
Kemudian Muna, Muna Barat, Kolaka, Wakatobi, Buton, Buton Tengah, Buton Utara dan Buton Selatan.
Sedangkan 2 daerah lainnya diprediksi berpotensi hujan ringan, yakni Kolaka Timur dan Kolaka Utara.
BMKG juga mencatat suhu udara harian di wilayah Sultra rata-rata mencapai 25-32 derajat celsius, umumnya terasa hangat atau sedikit panas.
Seperti di Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, pagi menjelang siang suhunya mencapai 29 derajat celsius terasa seperti 35 derajat celsius.
Baca juga: Prakiraan Cuaca 22 Oktober 2025 Kendari Sulawesi Tenggara Potensi Berawan, Suhu 29 Derajat Celcius
Intensitas radiasi sinar Ultraviolet atau UV dari matahari juga dikategorikan ekstrem di angka 11.
Indeks UV tersebut berarti kulit terbakar sinar martahari mungkin terjadi setelah 11 menit.
Sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk menggunakan tabir surya atau pelindung dari sinar matahari.
Termasuk memperbanyak mengonsumsi air minum agar tubuh terhidrasi.
BMKG menyebut kondisi panas disebabkan sejumlah faktor, salah satunya Sultra saat ini memasuki musim kemarau yang diperkirakan beralngsung hingga akhir Oktober 2025.
Sehingga tidak ada hujan atau intensitas hujan berkurang dan tanah kering menyebabkan udara terasa lebih panas.
“Tanah akhirnya tidak lembab, terkena sinar matahari langsung dipantulkan ke atas,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari Sugeng Widarko, selaku Koordinator BMKG Sultra kepada TribunnewsSultra.com.
“Jadi panasnya seakan-akan dari atas ada, dari bawah juga ada,” jelasnya menambahkan, Rabu (15/10/2025).