Kabar Artis
Belajar dari Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Mandiri Bangun Rumah Tangga
Momen pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Foto-arsip-prewedding-El-Rumi-dan-Syifa-Hadju-news.jpg)
Ia menganggap Syifa Hadju dan El Rumi sebagai pasangan yang patut dijadikan contoh.
"Luar biasa tadi ya katanya dengan biaya sendiri. Keren banget, mandiri. Pokoknya mereka panutan banget deh," ujar Jennifer Coppen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan belum lama ini.
Menurut Jennifer, sikap mandiri El dan Syifa menunjukkan kedewasaan dalam membangun rumah tangga.
Tak hanya soal kemandirian, Jennifer juga melihat keduanya begitu bahagia di hari spesial tersebut.
Kekasih dari Justin Hubner itu menyebut El dan Syifa tampak serasi serta saling mencintai satu sama lain.
"Pokoknya segala yang terbaik, doa terbaik buat mereka," tuturnya.
Syifa Hadju Awalnya Tak Yakin Temukan Cinta
Kisah cinta Syifa Hadju dan El Rumi kembali mencuri perhatian publik.
Keduanya resmi melangsungkan pernikahan di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (26/4/2026).
Syifa Hadju mengaku menemukan rasa nyaman yang berbeda saat bersama El. Ia merasa mampu melewati berbagai hal bersama sosok tersebut.
"Aku ngerasa kalau sama dia, kayaknya aku bisa deh ngelewatin semuanya gitu," ungkap Syifa Hadju dikutip Grid.ID melalui Youtube ELLE Indonesia Magazine, Minggu (26/4/2026).
Pengakuan itu bukan tanpa alasan. Syifa menyebut hubungannya dengan El memberikan rasa aman yang sebelumnya sulit ia rasakan.
Ia bahkan mengungkap pengalaman masa lalunya yang cukup menyentuh. Syifa merasa dulu dirinya termasuk orang yang sulit untuk dicintai.
"Dulu tuh dicintai buat aku tuh suatu hal yang susah gitu,” katanya.
Sebagai anak pertama, Syifa mengaku terbiasa menjadi sosok yang kuat dalam keluarga. Ia jarang memiliki tempat untuk bersandar secara emosional.
Kondisi tersebut membuatnya tumbuh tanpa sosok laki-laki sebagai tempat bergantung. Ia juga sempat menjalani hidup hanya berdua dengan sang ibu.