Film Indonesia
Ghost in the Cell Raih 1 Juta Penonton Hanya 6 Hari, Karya Terbaru Joko Anwar Kembali Melejit
Nama Joko Anwar tengah menjadi perbincangan di republik ini, usai merilis film terbaru Ghost in the Cell.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/FILM-HOROR-Tangkapan-layar-adegan-film-Ghos-in-the-Cell.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nama Joko Anwar tengah menjadi perbincangan di republik ini, usai merilis film terbaru Ghost in the Cell.
Sebuah horor yang tak biasa dipadukan dengan thriller mencekam.
Joko Anwar nampak tak main-main dalam garapannya.
Dengan kesuksesan yang diraih ini, membuat film Ghost in the Cell masuk dalam jajaran karya Joko yang laris.
Film ini menyuguhkan cerita kelam dari dalam tahanan.
Segala kejadian tragis dan menyeramkan terjadi di tahanan tersebut.
Joko Anwar memberikan suguhan visual redup menghadirkan nuansa keram.
Selain itu, film ini juga menjadi karya Joko Anwar yang sukses.
Baca juga: Daftar Film di Bioskop Kendari Sulawesi Tenggara Tayang Minggu Malam, Ada Ghost In The Cell
Pasalnya, dari film ini, nama Joko Anwar menjadi satu-satunya sutradara Indonesia dengan tujuh filmnya secara beruntun berhasil melewati angka 1 juta penonton di bioskop.
Ini tak hanya sebuah legasi, namun juga konsistensi dari Joko Anwar.
Konsistensi itu belum pernah dicapai oleh sutradara manapun dalam sejarah industri film Tanah Air.
Beberapa film Joko Anwar sebelumnya seperti, Pengepungan di Bukit Duri (2025), Siksa Kubur (2024), Pengabdi Setan 2: Communion (2022), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Gundala (2019), dan Pengabdi Setan (2017) juga mendapatkan raihan penonton fantastis.
Joko memang dikenal sebagai sutradara film horor.
Cerita yang disuguhkan pada setiap filmnya berbeda-beda.
Meski mengangkat isu-isu lokal, namun kemasannya menjadi cerita yang sangat menarik.