Kabar Artis
Prilly Latuconsina Viral Gegara Cari Loker, Kini Minta Maaf, Tak Bermaksud Hina Pengangguran
Aktris Prilly Latuconsina mendadak membuat heboh gegara aksinya mencari lowongan pekerjaan.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/prilly-latuconsina.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aktris Prilly Latuconsina mendadak membuat heboh gegara aksinya mencari lowongan pekerjaan.
Bahkan dirinya mendapat banyak kesempatan saat mulai 'open to work' di situs profesional LinkedIn.
Namun aksinya tersebut justru mengundang reaksi publik.
Pasalnya, Prilly dianggap menghina warga yang kesulitan mencari kerja.
Aksinya mencari lowongan kerja atau loker itu menimbulkan kemarahan dan rasa tidak nyaman di kalangan masyarakat.
Apalagi para pencari kerja yang berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan upah.
Namun dengan mudahnya Prilly bisa memiliki puluhan ribu kesempatan.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Selasa (3/2/2026), Prilly mengakui bahwa dirinya memahami emosi negatif yang muncul dari publik.
Ia pun berniat menyampaikan klarifikasi dalam video tersebut.
Baca juga: Prilly Latuconsina Bakal Diundang ke Unsultra Jadi Dosen Tamu, Sang Rektor Sebut Inspirasi Milenial
"Aku paham situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman. Untuk itu aku menyampaikan klarifikasi ini dengan itikad baik," ujar Prilly dengan nada rendah.
Prilly mengakui adanya perbedaan pengalaman hidup antara dirinya dengan masyarakat luas yang menyebabkan munculnya "celah empati" saat ia mengunggah status tersebut.
Ia pun menegaskan tak menyinggung siapapun bahkan pengangguran sekalipun.
"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang. Aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tuturnya secara jujur.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tak berniat untuk meremehkan para pencari kerja.
Niatnya murni semata untuk membangun komunikasi profesional dengan sejumlah perusahaan.