Kabar Artis
Kak Seto Viral Usai Buku Broken Strings Aurelie Moeremans Bongkar Upaya Keluarga Lapor Komnas Anak
Nama Kak Seto viral di media sosial, usai Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjabarkan upaya keluarganya melepaskannya dalam hubungan yang toxic
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kolase-foto-Kak-Seto-dan-Aurelie-Moeremans.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kak Seto terseret dalam pusaran cerita Broken Strings yang ditulis Aurelie Moeremans. Namanya tak tertulis, namun upaya keluarga Aurelie untuk bisa mendapatkan perlindungan anak di bawah umur di Komnas Anak kala itu gagal.
- Sebagian cerita dari Broken Strings berisi tentang upaya orangtua Aurelie yang tak membuahkan hasil saat pergi melaporkan adanya dugaan child grooming.
- Kerja Kak Seto yang berkecimpung dalam dunia anak pun tersorot gegara peristiwa 16 tahun lalu itu.
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Nama Kak Seto viral di media sosial, usai Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjabarkan upaya keluarganya melepaskannya dalam hubungan yang toxic.
Buku tersebut juga menjadi sorotan karena mengulas tentang kehidupan masa lalu Aurelie saat dirinya berusia 15 tahun.
Ia menjalin hubungan dengan pria dewasa yang berujung pada tindakan manipulasi, kekerasan, hingga pelecehan.
Keluarga Aurelie tak diam. Bahkan 16 tahun lalu, mereka berupaya agar Aurelie bisa terlepas dari jeratan pria dewasa tersebut.
Aurelie yang tak mengerti artinya cinta, menganggap pria yang sedang bersamanya menjalin hubungan adalah sosok pahlawannya.
Sebagian kondisi inilah yang digambarkan dalam buku Broken Strings.
Keluarganya berupaya keras menjauhkan Aurelie dari pria dengan nama samaran Bobby itu.
Baca juga: Cikal Bakal Lahirnya Buku Viral Broken Strings Ditulis Aurelie Moeremans, Penulis Tak Cari Untung
Mereka bahkan ke komnas anak untuk bisa mendapatkan perlindungan pada Aurelie yang masih di bawah umur kala itu.
Namun hasilnya disebut nihil.
Sampai akhirnya, Aurelie pun jauh dari keluarganya.
Nama Kak Seto pun ikut terseret.
Sosok Kak Seto ini begitu identik dengan anak-anak.
Ia sudah lama berkecimpung di dunia perlindungan anak, menjabat sebagai Ketua Umum LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Pusat/Komnas Anak sejak periode 2002-2006.
Dirinya kemudian terpilih kembali untuk periode 2006-2010, dan terus memimpin LPA Indonesia hingga periode 2021-2026