Ramadan 2026
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar di Bulan Ramadan, Daftar Amalan, Bacaan Doa, hingga Keutamaannya
Berikut ciri-ciri datangnya malam Lailatur Qadar dalam bulan Ramadan, daftar amalan, bacaan doa, hingga keutamaannya.
Penulis: Sri Rahayu | Editor: Aqsa
“ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU’ANNI”
(artinya: Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf, maka maafkanlah aku).
Ulama menjelaskan bahwa memperbanyak istighfar dan doa sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar.
Apalagi, malam tersebut merupakan waktu terbaik untuk memohon ampun kepada Allah.
Salah satu doa yang paling dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha.
Berikut bacaan doanya dalam bahasa Arab dan latin beserta dengan artinya:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau mencintai maaf, maka maafkanlah aku.”
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan dengan keutamaan yang sangat besar, bahkan disebut lebih baik dari seribu bulan.
Berikut 7 keutamaan Lailatul Qadar:
1. Diampuni dosa terdahulu
Dari Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Imam Bukhari dan Muslim)
Lailatul Qadar disebut sebagai malam penuh ampunan karena ibadah yang dilakukan pada malam tersebut dapat menjadi sebab dihapusnya dosa-dosa yang telah lalu.
2. Malam penuh keberkahan
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Kami menurunkanya (Alquran) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan: 3-4).
Ayat tersebut menunjukkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang dipenuhi keberkahan dan rahmat.
3. Lebih baik daripada seribu bulan
“Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al Qadr: 3)
Para ulama menjelaskan bahwa ibadah pada malam Lailatul Qadar lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan yang tidak terdapat Lailatul Qadar.
Seribu bulan setara dengan sekitar 83 tahun 4 bulan.
4. Malam keselamatan hingga terbit fajar
Allah berfirman:
“Sejahterahlah (Malam itu) sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr: 5)
Pada malam tersebut dipenuhi kebaikan, keberkahan, dan keselamatan. Para ulama menjelaskan bahwa setan tidak mampu mengganggu manusia pada malam Lailatul Qadar.
5. Turunnya malaikat ke bumi
Allah berfirman:
“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.” (QS. Al Qadar: 4)
Para malaikat turun ke bumi dalam jumlah banyak untuk mengiringi hamba-hamba Allah yang beribadah dan berdoa.
Turunnya malaikat menjadi tanda turunnya rahmat dan keberkahan.
6. Malam pencatatan takdir tahunan
Dalam surat Ad Dukhan ayat 4 dijelaskan bahwa pada malam tersebut ditetapkan berbagai urusan.
Para ulama menjelaskan bahwa pada Lailatul Qadar dituliskan takdir selama satu tahun ke depan.
Termasuk rezeki, ajal, dan berbagai ketetapan lainnya.
7. Malam turunnya Al-Qur’an
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam Qadar.”
Lailatul Qadar merupakan malam pertama diturunkannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
Karena itu, malam ini memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sri Rahayu, Tribunnews.com/Widya Lisfianti)