Minggu, 17 Mei 2026

Berita Kendari

SMAN 1 Kendari Juara 2 KTI POSI Creation 2026, Riset Dinamika Bakteri Berbasis Matematika

Sosok dua siswi SMAN 1 Kendari, Sulawesi Tenggara, meraih juara dua Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional pada ajang POSI Creation 2026.

Tayang:
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto SMAN 1 Kendari Juara 2 KTI POSI Creation 2026, Riset Dinamika Bakteri Berbasis Matematika
TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari
SMAN 1 KENDARI - Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan (tengah baju Korpri) berfoto dengan para siswa yang meraih prestasi bidang Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional pada ajang Pusat Olimpiade Sains Indonesia atau POSI Creation 2026. Prestasi tersebut diraih oleh Khalila Alifya Machlil dan Srih Wahyuni yang saat ini duduk di kelas XI SMA. (TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sosok dua siswi SMAN 1 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meraih juara dua Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat nasional pada ajang Pusat Olimpiade Sains Indonesia atau POSI Creation 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan secara daring tersebut berlangsung pada 9-11 Februari 2026 dan diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Prestasi tersebut diraih oleh Khalila Alifya Machlil dan Srih Wahyuni yang saat ini duduk di kelas XI SMA.

Dalam lomba tersebut, keduanya mengangkat karya berjudul Bistabilitas Dinamika Bakteri di Bawah Terapi Antibiotik: Pemodelan Mekanistik, Analisis Bifurkasi, dan Implikasi Minimum Inhibitory Concentration (MIC).

Khalila mengatakan, KTI mereka mengombinasikan biologi dan matematika untuk mengkaji dinamika bakteri saat diberi terapi antibiotik.

Baca juga: Donor Darah di SMAN 1 Kendari Kumpulkan 100 Kantong Penuhi Stok di PMI Sultra, Syarat Bisa Donor

Dengan fokus pada analisis interaksi bakteri dan antibiotik melalui pendekatan matematika.

“Tim kami melakukan pengembangan pada aspek pemodelan mekanistik, analisis bifurkasi, serta kajian implikasi Minimum Inhibitory Concentration (MIC),” kata Khalila saat ditemui di SMAN 1 Kendari, Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Srih Wahyuni menilai pendekatan matematika penting untuk memahami proses penekanan populasi bakteri yang selama ini belum banyak dikaji secara mendalam.

Melalui analisis bifurkasi, ia dapat memprediksi titik waktu ketika populasi bakteri mulai menurun akibat pemberian antibiotik.

Adapun proses penyusunan karya tulis tersebut memakan waktu sekitar dua bulan, dimulai dari studi literatur hingga visualisasi data dalam bentuk diagram bifurkasi.

Baca juga: Siswi SMAN 1 Kendari Wakili Indonesia di Fashion Show Thailand, Bakal Kenakan Pakaian Adat Buton

“Tantangan terbesar kami adalah keterbatasan akses data, sehingga perlu kerja ekstra agar hasil visualisasi tetap akurat,” tutur Srih.

Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, menyampaikan sekolahnya mengirim tiga tim pada ajang tersebut dengan bidang berbeda, yakni Matematika, Bioteknologi, dan Sosiologi.

Seluruh tim berhasil menembus 16 besar nasional, dan satu tim melaju hingga babak final.

“Alhamdulillah, satu tim kami berhasil meraih juara 2 tingkat nasional,” kata Ruslan saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil pembinaan intensif serta kolaborasi lintas guru mata pelajaran.

Baca juga: SMAN 1 Kendari Wakili Sultra Lomba KTI Bandung, Olah Cangkang Pokea, Alang-Alang Serap Limbah Warna

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved