Kamis, 7 Mei 2026

Video Viral

Viral Benda Asing Mirip Torpedo di Gili Trawangan Bukan Bom, Tapi Alat Pengukur Arus Air

Berikut ini viral penemuan benda asing mirip torpedo di kawasan Gili Trawangan. Dipastikan bahwa benda tersebut bukan bahan peledak atau bom. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Viral Benda Asing Mirip Torpedo di Gili Trawangan Bukan Bom, Tapi Alat Pengukur Arus Air
Istimewa/TRIBUN MEDAN/Dok Polres Lombok Utara  
PENEMUAN BENDA DIDUGA TORPEDO - Aparat kepolisian memeriksa sebuah benda yang menyerupai torpedo di perairan Gili Trawangan, Senin (6/4/2026). Benda itu ditemukan seorang nelayan yang tengah menjaring ikan. Diduga kuat benda tersebut merupakan perangkat teknologi bawah laut yabg biasa digunakan oleh lembaga penelitian.  

Tulisan CSIC ada pada badan benda. 

Sementara, terdapat pula tulisan beraksara China di bagian bawahnya. 

Setelah dilakukan penelusuran, tulisan tersebut memiliki arti “ketujuh” dan “lembaga riset”, yang mengarah pada institusi penelitian.

Tulisan “CSIC” sendiri diduga merujuk pada China Shipbuilding Industry Corporation, perusahaan asal Tiongkok yang bergerak di bidang riset dan produksi peralatan maritim, termasuk kapal perang dan kapal selam.

Penemuan ini sempat memicu kekhawatiran masyarakat, hingga tim Detasemen Gegana Sat Brimob Polda NTB turun langsung melakukan pemeriksaan mendalam.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, memastikan bahwa benda tersebut tidak berbahaya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa benda tersebut bukan bom atau bahan peledak maupun radioaktif. Itu merupakan alat pengukur arus air laut di kedalaman tertentu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, alat tersebut umumnya digunakan untuk kepentingan penelitian atau pemantauan kondisi laut, dan biasanya dipasang di pelampung atau di dasar laut.

Meski dipastikan aman, benda tersebut tetap diamankan oleh pihak kepolisian untuk mencegah kesalahpahaman di masyarakat serta keperluan identifikasi lebih lanjut.

“Saat ini benda tersebut telah diamankan di Polres setempat,” tambahnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus melakukan penyelidikan guna memastikan asal-usul pasti alat tersebut dan bagaimana bisa berada di perairan Gili Trawangan.

Awalnya Dikira Pelampung oleh Nelayan

Kepala Desa Gili Indah, Wardana, mengungkapkan bahwa benda itu pertama kali ditemukan oleh nelayan yang semula mengira hanya sebuah pelampung biasa.

“Nelayan kami di Gili Trawangan awalnya mengira pelampung, tapi setelah didekati ternyata bukan,” ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (7/4/2026).

Karena bentuknya mencurigakan dan terbuat dari logam dengan sejumlah perangkat elektronik, nelayan tersebut kemudian menarik benda itu ke darat.

“Karena dianggap mencurigakan, benda itu kemudian ditarik ke darat dan dibawa ke kawasan pantai dekat salah satu hotel di Trawangan,” lanjutnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved