Jumat, 5 Juni 2026

Tanggapan Tim SAR soal Langkah Kaki Diduga Co-Pilot Farhan Gunawan Terdeteksi: Belum Dipastikan

Staf SAR Mission Coordinator Basarnas Makassar Arman Amiruddin terkait pernyataan keluarga co-pilot Farhan Gunawan soal langkah kaki yang terdeteksi.

Tayang:
zoom-inlihat foto Tanggapan Tim SAR soal Langkah Kaki Diduga Co-Pilot Farhan Gunawan Terdeteksi: Belum Dipastikan
Istimewa
COPILOT - Co-Pilot pesawat ATR Farhan Gunawan. Jejak langkahnya terdeteksi lewat Smartwatch usai pesawat hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Berikut ini tanggapan Staf SAR Mission Coordinator Basarnas Makassar Arman Amiruddin terkait pernyataan keluarga pacar co-pilot Farhan Gunawan soal langkah kaki yang terdeteksi di Smartwatch. 

Dari temuan pihak kerabat Farhan tersebut, nampaknya berbeda dengan Tim SAR di lapangan. 

Arman Amiruddin mengaku langsung melakukan penelusuran setelah mendapat kabar tersebut.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah dengan tanda langkah kaki tersebut ada kemungkinan kehidupan dari korban. 

"Di laporan yang dia (Dian) kirim itu jam 6.53 hari minggu itu terbaca sampai 9 ribu langkah. Sampai ke jam 10, 13 ribu langkah, untuk memastikan bahwa ini karena yang beredar katanya ada langkah. Kami belum bisa memastikan bawha ini hidup atau bagaimana," ungkap Arman dalam wawancara di kanal Youtube Tribun Timur.

Sejauh ini, kata Arman, tim SAR belum mendapatkan tanda-tanda kehidupan dari penumpang pesawat ATR 42-500.

Pesawat yang melakukan penerbangan dari rute Yogyakarta-Makassar pada Sabtu (17/1/2026) berisikan 10 orang. 

Terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang yang berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca juga: Viral Jejak Co-Pilot Farhan Gunawan Terdeteksi di Smartwatch, Ponsel Ditemukan, Sang Ibu Histeris

Menurut Arman, dari tim yang turun ke lokasi juga tak menemukan tanda-tanda ada permintaan tolong atau suara. 

"Tim kami yang turun di lokasi dan yang menemukan barang ini (HP) itu tidak ada sama sekali mendengar atau ada permintaan tolong atau suara, sejauh ini. Termasuk tim yang menuruni tebing. Yang menginap ada 10 orang, memang tidak ada suara atau permintaan bantuan," katanya.

Pihak Cyber Polda Sulawesi Selatan juga turut bergerak untuk memastikan tanda-tanda tersebut. 

Di mana, Cyber Polda melakukan penyelidikan untuk mengetahui titik koordinat jatuhnya handphone tersebut.

"Pihak pacar sudah melapor ke pihak cyber crime Polda untuk kami meminta supaya bisa dilacak koordinat terakhir untuk membantu kami," jelasnya. 

"Koordinat dari on terakhir (sangat dibutuhkan). Kami tidak bisa mengatakan ada tanda-tanda kehidupan, tapi kalau dilihat secara (dari smartwatch katanya) ada pergerakan, katanya hidup atau seperti apa, kami belum bisa (memastikan). Kami menunggu koordinat terakhir, supaya kami bisa melaju ke titik itu," katanya.

Tim SAR Temukan KTP Farhan

Tim SAR justru menemukan barang-barang lain milik Farhan yang tercecer di hutan. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved