Selasa, 2 Juni 2026

Berita Muna

Seorang Pemuda Muna Sulawesi Tenggara Tewas Ditikam saat Acara Lulo, Polisi Periksa Terduga Pelaku

Seorang pemuda berinisial A (26) meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman dalam sebuah acara pesta adat Lulo di Muna, Sulawesi Tenggara.

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Desi Triana Aswan
zoom-inlihat foto Seorang Pemuda Muna Sulawesi Tenggara Tewas Ditikam saat Acara Lulo, Polisi Periksa Terduga Pelaku
Istimewa
ILUSTRASI JASAD - Foto ilustrasi jasad. Seorang pemuda berinisial A (26) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman dalam sebuah acara pesta adat Lulo di Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Korban mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (4/4/2026) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Bahteramas, Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI- Seorang pemuda berinisial A (26) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman dalam sebuah acara pesta adat Lulo di Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Korban mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (4/4/2026) setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas, Kendari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsSultra.com, kondisi korban sempat kritis sehingga harus dirujuk dari fasilitas kesehatan setempat ke RSUD Bahteramas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

Kepala Seksi Humas Kepolisian Resor (Polres) Muna Inspektur Satu Jufri mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi terkait insiden berdarah tersebut.

Saat ini, kepolisian tengah melakukan pendalaman guna mengungkap motif dan kronologi pasti kejadian.

Baca juga: Pemotor Tewas di TKP Usai Kecelakaan Tunggal di Moramo Utara Konawe Selatan, Patah Tulang Leher

"Laporan polisi sudah kami terima. Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan juga terduga pelaku penikaman," ujar Jufri saat dikonfirmasi dari Kendari, Sabtu malam.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih terperinci mengenai identitas tersangka maupun pemicu keributan di acara pesta tersebut.

Jufri menegaskan bahwa keterangan lengkap akan disampaikan segera setelah bahan keterangan (baket) dari penyidik dinyatakan rampung.

Terkait jenazah korban, kepolisian membenarkan bahwa saat ini pihak keluarga sedang dalam perjalanan membawa jenazah dari Kendari menuju rumah duka di Kabupaten Muna untuk dimakamkan.

"Benar, korban penikaman telah meninggal dunia dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju rumah duka," tambah Jufri. 

(*)

(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved