Kapal Nelayan Ditabrak Tongkang di Muna
Update Pencarian Korban Tabrakan Kapal Tongkang di Perairan Muna, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari
Amiruddin mengatakan Tim SAR Gabungan menemukan satu korban kecelakaan kapal dalam keadaan meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Update-Pencarian-Korban-Tabrakan-Kapal-Tongkang-di-Perairan-Muna-1-Ditemukan-Tewas-1-Masih-Dicari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah update pencarian korban tabrakan kapal tongkang di Perairan Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Update pencarian ini disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin, melalui siaran pers diterima TribunnewsSultra.com, Minggu (19/10/2025).
Amiruddin mengatakan Tim SAR Gabungan menemukan satu korban kecelakaan kapal dalam keadaan meninggal dunia.
"Hingga pukul 17.20 Wita, tim menemukan korban inisial LR (63), warga Tampo, dalam kondisi meninggal," ujarnya.
Sementara korban lainnya inisial LO (51), warga Desa Laiworu, masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.
Baca juga: 1 Nelayan Ditemukan Meninggal, Korban Tabrakan Kapal Tongkang di Perairan Tampo-Pulau Renda Muna
Kata dia, Operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan, Senin (20/10/2025), sekira pukul 07.00 Wita.
Selama proses pencarian korban, cuaca cerah dengan kecepatan angin 15 kilometer (km) per jam, dan tinggi gelombang 0,1-0,25 meter.
Amiruddin mengatakan dalam operasi ini unsur yang terlibat, yakni Staf Ops KPP Kendari, Unit Siaga SAR Muna, Pol AL Torobulu.
Kemudian, Koramil Tampo, Polsek Tampo, Polsek Towea, KPLP, Kru TB Buana Jaya, Polair, dan nelayan sekitar.
Sebelumnya, longboat berpenumpang tiga orang tertabrak Kapal Tongkang Buana, Sabtu (18/10/2025).
Baca juga: Penyebab Tongkang Tabrak Kapal Nelayan di Muna, Perahu Tersangkut Tali Towing hingga Mati Mesin
Kecelakaan kapal ini terjadi di sekitar perairan antara Tampo dan Pulau Renda, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kejadian ini menyebabkan dua korban hilang, yakni LR (63) dan LO (51), sementara satu orang selamat, M (48).
Untuk diketahui, jarak Pelabuhan Tampo, Kecamatan Napabalano ke Pulau Renda hanya berjarak 6,2 kilometer (km).
Lokasi ini dapat ditempuh melalui perjalanan laut menggunakan kapal nelayan dan lainnya.
Tampo adalah kelurahan yang berada di Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Kronologi Tongkang Tabrak Kapal Nelayan, 1 Selamat, 2 Hilang, Basarnas Kendari Lakukan Pencarian
Jaraknya dari Raha, ibu kota Kabupaten Muna sekira 25,7 kilometer (km), waktu tempuh 37 menit berkendara motor atau mobil. (*)
(TribunnewsSultra.com)
tabrakan kapal
Muna
Sulawesi Tenggara
KPP Kendari
Amiruddin
pencarian korban
kecelakaan kapal
TribunBreakingNews
| Kronologi Tongkang Tabrak Kapal Nelayan, 1 Selamat, 2 Hilang, Basarnas Kendari Lakukan Pencarian |
|
|---|
| Ternyata Pemuda 19 Tahun Tikam Temannya di Pelabuhan Kapal Malam Pernah Busur Pelajar di Kendari |
|
|---|
| Pemuda 19 Tahun Tikam Temannya di Pelabuhan Kapal Malam Kendari, Diduga Dipicu Minuman Keras |
|
|---|
| Jadwal Kapal Wanci, Kendari, Baubau hingga Batauga Tanggal 11-19 Oktober 2025 KM Latih Barombong |
|
|---|
| Jadwal Kapal Tilongkabila 7-15 Oktober 2025: Rute Baubau, Parepare dan Makassar |
|
|---|