Berita Konawe Selatan
Tabrakan Maut di Desa Anggondara Konsel, Pemuda dan Lansia Tewas, Patah Tulang hingga Kepala Remuk
Dua orang dilapokan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sabtu (13/6/2026) malam.
Penulis: Annisa Nurdiassa | Editor: Apriliana Suriyanti
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Laka-Lantas-di-Desa-Anggondara-Konsel-13-Juni-2026.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE SELATAN - Dua orang dilapokan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tepatnya di Jalan Poros Kendari-Andoolo, Desa Anggondara, Kecamata Palangga, Sabtu (13/6/2026) malam sekira pukul 19.30 Wita.
Tabrakan maut tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter MX King berwarna hitam non Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau tanpa pelat nomor dengan Yamaha Aerox warna Silver yang juga non TNKB.
Hal ini diungkapkan Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Konawe Selatan, AKP Muhlisi kepada TribunnewsSultra.com, Minggu (14/6/2026).
Dia menyebutkan, identitas kedua korban meninggal dunia yakni laki-laki berinisial MRA (19) warga Desa Patuho Jaya Kecamatan Lalembu yang merupakan pengendara motor Yamaha Jupiter MX King.
Serta seorang wanita inisial SP (43) sebagai penumpang motor Yamaha Aerox yang dikemudikan JHH (40).
SP merupakan warga Desa Padarni, Kecamatan Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Konawe Selatan Sulawesi Tenggara, Pemotor Wanita Tewas Usai Tabrak Truk Parkir
Dia dibonceng oleh JHH yang tidak lain adalah suaminya yang saat itu sedang berkendara bersama anaknya berusia 9 tahun.
"Pengendara motor Yamaha Juliter MX King inisial MRA (19) alami patah tulang pada kaki bagian kiri dan meninggal dunia di Puskesmas Punggaluku," kata AKP Muhlisi.
"Sementara korban SP (43) alami luka remuk pada kepala, meninggal dunia di Puskesmas Punggaluku," jelasnya menambahkan.
Adapun kondisi JHH, suami dari korban meninggal dunia SP mengalami luka berat, patah tulang pada kaki bagian kiri dan luka lecet pada muka.
Sedangkan sang anak perempuan inisial ENA (9) mengalami lecet pada kaki kanan, tangan, dan bengkak pada bibir.
Sebagai informasi, Puskesmas Punggaluku berjarak sekira 9,6 kilometer atau 17 menit dari lokasi kecelakaan di Desa Anggondara.
Pusat Kesehatan Masyarakat itu beralamat di Jalan Poros Tinanggea-Punggaluku, Kelurahan Punggaluku, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konsel. (*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)