Berita Kendari
Daftar Pengurus Baru Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia Sulawesi, Dilantik di Kendari
Daftar nama Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) Wilayah Sulawesi 2025-2027.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kolase-foto-bersama-pengurus-wilayah-FKMTHI-Sulawesi-bersama-dosen-IAIN-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Simak daftar nama Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia (FKMTHI) Wilayah Sulawesi 2025-2027.
Pengurus Wilayah FKMTHI Sulawesi dilantik di Amphitheater IAIN Kendari di Jalan Sultan Qaimuddin, Kecamatan Baruga, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis, (11/6/2026) dihadiri rektor dan civitas akademika IAIN Kendari, Pengurus Pusat FKMTHI.
Hadir pula lembaga eksekutif dan legislatif mahasiswa, serta himpunan mahasiswa dari Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari.
Ketua Panitia Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) IV FKMTHI Sulawesi, Nadya Mutmainna Thamrin mengatakan, pengurus merupakan perwakilan dari masing-masing jurusan Ilmu Al Quran dan Tafsir dari berbagai Perguruan Tinggi.
Rinciannya yaitu IAT STAIN Majene, IAT UIN Palu, ILHA UIN Alauddin Makassar, IQT UIN Alauddin Makassar, IAT UIN Palopo, IAT UIAD Sinjai, IAT IAIN Manado, IAT IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Kemudian ILHA IAIN Sultan Amai Gorontalo, ILHA IAI STIBA Makassar, IAT IAIN Kendari, IAT IAIN Bone, IAT UIM Makassar, dan IAT USIMAR Kolaka.
Baca juga: Video CCTV Maling Bawa Kabur 14 Tabung Gas di Dapur Ayam Geprek Sekitar Kampus IAIN Kendari Sultra
"Kegiatannya lima hari kak, mulai 10-14 Juni 2026, agendanya selain pelantikan ada seminar nasional, musyawarah kerja wilayah, gala dinner, dan city tour," katanya, Rabu (17/6/2026).
Dia menjelaskan, FKMTHI bertujuan sebagai wadah pemersatu mahasiswa dan program studi Tafsir Hadis se-Sulawesi.
Forum ini dibuat dalam rangka penguatan kapasitas keilmuan dan juga pengembangan dakwah Al Quran maupun Hadis.
Menurutnya, forum tersebut berfungsi sebagai media diskusi akademik untuk mengkaji isu kontemporer berbasis tafsir Al Quran dan ilmu hadis, serta wadah pengabdian masyarakat.
Dia berharap, kolaborasi ini dapat melahirkan generasi ahli tafsir dan hadis yang memiliki kompetensi keilmuan dan kepekaan sosial yang baik.
"Terutama menjadi agen perubahan di era digital khususnya wilayah Sulawesi," jelas dia melalui WhatsApp.
Dengan dilantiknya pengurus baru FKMTHI Sulawesi, menjadi langkah awal untuk bergerak lebih maju dengan semangat dan tanggung jawab.
Nadya berpesan agar pengurus dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, menjalankan program yang bermanfaat, dan terus memperkuat ilmu serta dakwah Al-Qur’an dan Hadis.