Kamis, 4 Juni 2026

Banjir di Sulawesi Tenggara

Kecamatan Wua-Wua dan Puuwatu Kendari Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, Rumah hingga Sekolah Terendam

Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari menyebabkan sejumlah kawasan di Kecamatan Wua-Wua dan Puuwatu terendam banjir, Minggu (24/5/2026).

Tayang:
zoom-inlihat foto Kecamatan Wua-Wua dan Puuwatu Kendari Banjir Usai Diguyur Hujan Deras, Rumah hingga Sekolah Terendam
Istimewa
BANJIR KENDARI - Kolase foto banjir di Kecamatan Wua-Wua dan Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Minggu (24/5/2026). Hujan deras yang mengguyur ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebabkan sejumlah wilayah Kota Lulo terendam banjir. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Hujan deras yang mengguyur Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebabkan sejumlah kawasan di Kecamatan Wua-Wua dan Puuwatu terendam banjir, Minggu (24/5/2026).

Informasi yang dihimpun, genangan air merendam rumah warga hingga fasilitas pendidikan.

Di Kecamatan Wua-Wua Kelurahan Wua-Wua, banjir terjadi di beberapa titik, yakni Jalan Pemuda, Jalan Durian, dan Jalan Chairil Anwar.

Sementara di Kecamatan Puuwatu, genangan air dilaporkan merendam ruas jalan di Kelurahan Lalodati.

Selain itu, kawasan Perumahan Puri Taman Kendari yang berada di perbatasan Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, dan Kadia kembali terendam banjir.

Berdasarkan siaran langsung warga di Lorong Masagena, Jalan Durian, terlihat sejumlah warga sibuk membersihkan rumah mereka dari lumpur sisa banjir.

“Sudah surutmi airnya, tapi lumpurnya ini tebal sekali,” ujar seorang warga.

Baca juga: Perumahan di Jalan Mekar Jaya Kendari Banjir Lagi, Air Selutut, Warga Harap Tanggul Kali DIbenahi

Dia mengatakan, banjir yang meninggalkan endapan lumpur tersebut sudah tiga kali terjadi dalam sebulan terakhir.

Masih di wilayah Wua-Wua, SD Negeri 53 Kendari turut terdampak banjir.

Air terlihat menggenangi halaman sekolah hingga masuk ke ruang kelas dan perpustakaan.

Meski banjir mulai surut, lumpur masih tampak memenuhi sejumlah ruangan di sekolah tersebut.

Sementara itu, di Kelurahan Lalodati, ketinggian air di ruas jalan mencapai betis orang dewasa.

Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat tetap nekat menerobos genangan banjir. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved