Rabu, 13 Mei 2026

Berita Kendari

Sampah Membludak di Jalan TPAS Puuwatu Kendari, Hanya Ada 2 Alat Berat, 1 Rusak, Solar Sering Kosong

Tumpukan sampah di TPAS Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membludak hingga menutupi akses jalan di Kawasan Zona A.

Tayang:
zoom-inlihat foto Sampah Membludak di Jalan TPAS Puuwatu Kendari, Hanya Ada 2 Alat Berat, 1 Rusak, Solar Sering Kosong
Istimewa
TPAS PUUWATU KENDARI - Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membludak hingga menutupi akses jalan di Kawasan Zona A. Berdasarkan video yang diterima TribunnewsSultra.com, Rabu (13/5/2026), sampah terlihat menggunung di sepanjang jalan Zona A. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), membludak hingga menutupi akses jalan di Kawasan Zona A.

Berdasarkan video yang diterima TribunnewsSultra.com, Rabu (13/5/2026), sampah terlihat menggunung di sepanjang jalan Zona A.

Padahal, kawasan tersebut bukan lokasi pembuangan sampah, melainkan jalur keluar-masuk kendaraan pengangkut sampah.

Sehari sebelumnya, akses jalan itu bahkan sempat tertutup sepenuhnya oleh tumpukan sampah sehingga truk pengangkut tidak dapat melintas.

Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga ke area perumahan sekitar TPAS Puuwatu Kendari.

Baca juga: Tumpukan Sampah Dekat Jembatan Kali di Jalan Merpati 2 Kendari Dikeluhkan Pengendara, Bau Tak Sedap

Pantauan kondisi TPAS Puuwatu pada Rabu sekitar pukul 09.20 hingga 09.31 Wita menunjukkan tumpukan sampah masih berserakan hingga ke Zona A.

Namun, sebagian sampah telah dipinggirkan, sehingga kendaraan sudah bisa melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsSultra.com, kondisi tersebut telah berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan terakhir.

Kondisi TPAS hanya kembali normal saat Tim Kementerian Lingkungan Hidup melakukan peninjauan.

“Setelah itu kondisinya kembali carut-marut,” sebut seorang informan.

Baca juga: Truk Sampah Terperosok ke Selokan di Muna Sulawesi Tenggara, Diduga Gegara Rem Blong

Persoalan utama berada pada ketersediaan bahan bakar solar yang kerap kosong.

Selain itu, keterbatasan alat berat juga disebut menjadi penyebab terganggunya pengelolaan sampah di TPAS Puuwatu.

Saat ini, alat berat yang tersedia hanya satu unit ekskavator dan satu unit dozer.

Namun, ekskavator tersebut dalam kondisi rusak, sedangkan dozer sering mengalami gangguan.

“Ekskavator sementara rusak sampai sekarang. Kemudian dozernya juga sering rusak, jadi kerjanya mungkin hanya sekitar 40 persen,” jelasnya.

Baca juga: 3 TPS Liar Muncul di Jalan Budi Utomo Baru Wuawua Kendari, Sampah Menumpuk Didominasi Plastik

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved