Berita Sulawesi Tenggara
Warga Kendari Sultra Rasakan Jadi Pilot Pesawat Tempur TNI AU, Gunakan Simulator di Eks MTQ
Melihat stan pameran TNI Angkatan Udara (AU) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Seorang-pengunjung-mencoba-simulator-pesawat-tempur-F-16-Fighting-Falcon-DI-STAN-HUT-KENDARI.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Melihat stan pameran TNI Angkatan Udara (AU) dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berlokasi di Kawasan Eks MTQ, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sultra.
Pantauan TribunnewsSultra.com Minggu (26/4/2026) malam, ada puluhan stan pameran mengelilingi tugu.
Stan tersebut mewakili 17 kabupaten dan kota, dinas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, hingga institusi angkatan bersenjata.
Stan pameran milik TNI AU menjadi salah satu yang ramai dikunjungi masyarakat.
Di sini pengunjung bisa melihat langsung beragam jenis pistol, senapan serbu, rudal, miniatur sampai dengan simulator pesawat tempur.
Semua kalangan tampak antusias masuk ke dalam stan pameran tersebut, mulai dari orang dewasa, remaja, hingga anak-anak.
Baca juga: Batal Jadi Tuan Rumah HUT ke-62 Sulawesi Tenggara, Wakatobi Dapat Rp5 Miliar untuk Bangun Sekolah
Mereka tak hanya berfoto dengan beraneka sistem pertahanan udara, tetapi juga turut mengabadikan momen bersama para prajurit TNI AU.
Anak-anak dan remaja pun tak ketinggalan merasakan pengalaman sebagai pilot lewat simulator pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.
Di ruangan khusus simulator ini, terlihat antrean panjang anak-anak yang didampingi orang tuanya menunggu giliran.
Pengunjung asal Kecamatan Baruga, Nisa (26) mengaku mendapat informasi rangkaian acara HUT Sultra lewat postingan teman-temannya di sosial media.
"Jadi penasaran, apalagi ada stan dari kabupaten dan kota lain juga jadinya ingin lihat apa yang dipamerkan," jelasnya ketika diwawancarai.
Saat berkunjung di stan TNI AU, perempuan berhijab ini mengaku baru pertama kali melihat dan takjub dengan sistem pertahanan udara Indonesia.
"Dan pas dicoba tadi berat sekali tenyata," ujar Nisa.
Rekannya, Rahma (26) juga mengatakan hal yang sama. Dia tak menyangka, rudal hingga senapan yang dipajang adalah asli.