Berita Kendari
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kendari, Warga Dilaporkan Tertimpa Rangka Atap
Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (10/4/2026) sore.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Hujan-Deras-Disertai-Angin-Kencang-Terjang-Kendari-Warga-Dilaporkan-Tertimpa-Rangka-Atap.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA,.COM, KENDARI - Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (10/4/2026) sore.
Selain merusak sejumlah bangunan di permukiman, peristiwa ini menyebabkan satu orang warga dilaporkan terluka akibat tertimpa material bangunan yang roboh.
Bencana hidrometeorologi ini terjadi sekitar pukul 15.00 Wita di ibu kota Provinsi Sultra.
Di Kawasan BTN Tapalosa dan Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, terjangan angin mengakibatkan struktur rangka atap salah satu rumah warga terlepas dari dudukannya dan terlempar hingga ke badan jalan.
Berdasarkan rekaman video yang diperoleh di lokasi kejadian, material atap berukuran besar tersebut tampak hancur setelah terhempas ke tanah.
Baca juga: Kantor Diskominfo Sulawesi Tenggara Terendam Banjir Usai Hujan Deras, Butuh Mesin Penyedot Air
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi tampak panik menyaksikan kecepatan angin yang merusak hunian di kawasan yang bersinggungan langsung dengan area perbukitan tersebut.
"TKP (tempat kejadian perkara) tepat di depan rumah warga bernama M**da. Rangka rumahnya terlepas dan jatuh," ujar seorang pria dalam rekaman video tersebut.
Selain kerugian materiel, insiden ini juga menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi awal dari warga di lokasi, terdapat satu orang yang dilaporkan tertindih material rangka atap saat peristiwa terjadi.
Namun, hingga Jumat malam, identitas serta kondisi terkini korban masih dalam pendataan pihak terkait.
Baca juga: BMKG Prediksi Sultra Didominasi Hujan Rendah Pertengahan April 2026, Curah Tinggi hingga Awal Mei
"Informasi sementara ada satu orang yang tertindih bangunan," lanjut saksi mata dalam rekaman tersebut.
Sejumlah warga bahu-membahu mengevakuasi barang-barang berharga, sementara sebagian lainnya masih berupaya membersihkan puing-puing yang menutupi akses jalan.
Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari belum memberikan keterangan resmi mengenai total kerugian materiil maupun jumlah pasti korban terdampak di seluruh titik bencana.
Warga pun diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan di wilayah Sulawesi Tenggara. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
| Kronologi Evakuasi Operator Excavator Tewas Tertimpa Batu di Perumahan Baubau, Butuh Waktu 2 Jam |
|
|---|
| Jasad Operator Excavator Tertimpa Batu di Perumahan Baubau Sulawesi Tenggara Diserahkan ke Keluarga |
|
|---|
| Proses Evakuasi Operator Excavator Usai Tertimpa Batu di Perumahan Baubau, Kakak dan Istri Menangis |
|
|---|
| Breaking News Operator Excavator Tewas Tertimpa Batu saat Bersihkan Lahan Proyek Perumahan Baubau |
|
|---|
| Detik-detik Evakuasi Pengemudi Truk Terjepit Usai Tertimpa Portal Besi di Morosi Konawe |
|
|---|