Penemuan Mayat di Jembatan Teluk Kendari
Bermula Tunggu Teman, Kesaksian Mahasiswa Temukan Mayat di Bawah Jembatan Teluk Kendari
Seorang mahasiswa bernama Irfan Sampulawa (28), menjadi saksi pertama penemuan mayat pria di bawah Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Bermula-Tunggu-Teman-Kesaksian-Mahasiswa-Temukan-Mayat-di-Bawah-Jembatan-Teluk-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang mahasiswa bernama Irfan Sampulawa (28), menjadi saksi pertama penemuan mayat pria di bawah Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (3/2/2026) siang.
Lokasi jembatan tersebut berada di Jalan WR Supratman, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari.
Kejadian bermula sekitar pukul 13.50 Wita, saat mahasiswa Bina Husada ini, sedang berada di pinggir laut untuk menunggu rekannya yang menumpang kapal cepat.
Saat sedang duduk memantau perairan, pandangannya tertuju pada sesosok tubuh yang terapung dengan posisi telungkup di pinggir laut.
"Saksi melihat korban mengenakan kaus dan celana pendek warna hitam dalam keadaan tidak bergerak," ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Kendari, AKP
Hamsil Hamzah.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Teluk Kendari, Sosok Petani Asal Muna Barat
Melihat hal tersebut, Irfan segera memanggil warga sekitar bernama Miki (33) untuk memastikan kondisi korban.
Miki kemudian turun ke laut untuk mengevakuasi tubuh korban yang diidentifikasi sebagai LS (55) ke tepian bawah jembatan.
AKP Hamsil Hamzah mengatakan tak lama setelah evakuasi, keluraga korban tiba di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan anak kandung korban IS (29), pria asal Muna Barat tersebut memang lagi mengalami gangguan kesehatan dan memiliki riwayat perawatan di Rumah Sakit Jiwa.
Keluarga menolak autopsi maupun visum dan memilih langsung membawa jenazah ke rumah duka di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga.
Baca juga: Breaking News Warga Kendari Gempar Temukan Mayat di Bawah Jembatan Teluk, Dievakuasi Pria Bertato
Jasad korban dibawa menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kendari untuk segera dimakamkan.
Jarak Jembatan Teluk Kendari dengan Kelurahan Anggilowu sekira 10 kilometer (km), waktu tempuh 19 menit berkendara motor atau mobil. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
penemuan mayat
Kendari
Sulawesi Tenggara
Jembatan Teluk
kesaksian
AKP Hamsil Hamzah
TribunBreakingNews
| BREAKING NEWS Warga Desa Matano Oe Muna Sulawesi Tenggara Digegerkan Penemuan Mayat Pria |
|
|---|
| Geger Penemuan Mayat Pria di Muna Sulawesi Tenggara, Polisi Sebut Sudah Dievakuasi ke Rumah Sakit |
|
|---|
| Detik-detik Penemuan Mayat Pria di Laut Dekat RTH Papalimba Kendari, Ini Kondisinya |
|
|---|
| Viral Penemuan Mayat Korban Mutilasi Dalam Koper di Ngawi Ternyata Ibu 2 Anak, Kerja Jadi Sales |
|
|---|
| Kata Saksi Penemuan Mayat Pria Kenakan Dalaman di Pomalaa Kolaka Sulawesi Tenggara Dikerumuni Lalat |
|
|---|