Harga Emas Batangan Hari Ini 11 Juni 2026, Galeri 24 hingga UBS, Antam 0,5 Gram di Level Rp1,4 Juta
Dari pantauan TribunnewsSultra.com, rincian harga emas mulai dari Antam, Galeri 24 hingga UBS nampaknya tak mengalami perubahan yang signifikan.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Ilustrasi-emas-batangan-Antam-Galeri-24-hingga-UBS-dalam-etalase.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah harga emas batangan hari ini, Kamis (11/6/2026) pagi.
Dari pantauan TribunnewsSultra.com, rincian harga emas mulai dari Antam, Galeri 24 hingga UBS nampaknya tak mengalami perubahan yang signifikan.
Berdasarkan data terbaru di laman resmi Pegadaian, Kamis (11/6/2026), harga emas Galeri 24 turun Rp 11.000 menjadi Rp 2.690.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.701.000 per gram.
Untuk emas UBS, terkoreksi sebesar Rp18.000 per gram, menjadi Rp2.703.000.
Nilai tersebut menurun, dari sebelumnya Rp 2.721.000 per gram.
Pada 11 Juni 2026, harga emas Antam di pasaran turun sebesar Rp 20.000, berada di level Rp 2.713.000 per gram.
Sementara itu, berdasarkan update dari Kompas.com, harga emas Antam yang dijual di Sahabat Pegadaian dipatok senilai Rp 2.822.000 per gram.
Harga fisik emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar global.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Senin, 8 Juni 2026, Galeri 24, Antam dan UBS Masih Sama Seperti Kemarin
Kondisi Harga Emas Belum Stabil
Mengutip kantor berita Reuters (19/3/2026), harga emas spot tercatat turun 5,5 persen menjadi 4.552,38 dolar AS per ons pada pukul 08.46 ET (1246 GMT).
Angka ini merupakan level terendah sejak awal Februari 2026.
Kondisi tersebut bahkan terus terjadi hingga Juni 2026.
Analis menilai, tekanan terhadap emas terjadi karena perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan bank sentral.
Padahal selama ini, emas menjadi salah satu investasi yang dianggap sangat aman.
Dianggap menjadi aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik.
Namun kini, kehilangan daya tariknya dalam kondisi suku bunga tinggi.
Ahli strategi komoditas TD Securities, Daniel Ghali, mengatakan bahwa selama setahun terakhir emas banyak diminati oleh investor institusional karena tren pelemahan mata uang.