Pemuda Dianiaya di Buton Selatan
Breaking News 3 Pemuda Buton Selatan Dianiaya di Acara Joget, Polisi Periksa 5 Orang
Tiga pemuda diduga dianiaya saat hadiri acara joget di Dusun Buku Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Penulis: Harni Sumatan | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Polisi-saat-melihat-keadaan-korban-penikaman-di-Sampolawa-Buton.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Tiga pemuda diduga dianiaya saat hadiri acara joget di Dusun Buku Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (20/4/2026).
Dua korban di antaranya masih di bawah umur berinisial AA (16) yang alami luka tusuk dari sebilah badik.
Serta R (17), alami luka robek pada pelipis akibat penganiayaan tersebut.
Sementara 1 orang lainnya yakni AY (20) alami luka robek pada kepala bagian belakang akibat penganiayaan.
Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala mengatakan peristiwa terjadi sekira pukul 00.20 wita.
“Acara joget berlangsung hingga pukul 12 malam, tapi menjelang akhir acara joget terjadi aksi perkelahian antara pemuda,” ujarnya.
Kata dia, penganiayaan menggunakan tangan kosong dan serta senjata tajam hingga tiga korban harus dirawat di puskesmas terdekat.
Baca juga: Sosok Pria Tewas Ditikam 21 Tusukan di Buton Sulawesi Tenggara Dikenal Baik dan Pandai Bergaul
“Polsek Sampolawa terima 3 laporan mengenai hal ini, serta melakukan koordinasi dengan kasat Reskrim Polres Buton,” bebernya.
Kini pihaknya sudah mengamankan sejumlah pemuda yang mengetahui peristiwa tersebut untuk diambil keterangannya.
“Diamankan di Polsek Sampolawa, penyidik menemukan keterlibatan terduga pelaku dalam penganiayaan,” bebernya.
Salah satu terduga pelaku sempat melarikan diri namun berhasil diringkus di Kelurahan Lamangga, Kota Baubau.
“Sampai 23.00 wita, penyidikan telah menemukan 5 orang dari kedua kelompok yang terlibat perkelahian,” ujarnya.
Diungkapkan saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan beberapa pemuda untuk menelusuri keterlibatan.
Baca juga: Mahasiswa Dikeroyok dan Ditikam di Kampus UHO Kendari Gegara Suruh Cukur Rambut, Polisi Kejar Pelaku
Pada perkembangannya, penyidik juga sudah mengamankan senjata tajam yang digunakan untuk menikam salah satu korban.
“Pada prinsipnya Polres Buton selalu bekerja sesuai dengan SOP dan merespon cepat setiap kejadian yang berpotensi menjadi gangguan kamtibmas di wilayah Polres Buton,” ujarnya.
Desa Wawoangi berjarak sekira 51,7 kilometer atau 1-2 jam berkendara dari Porles Buton di Laburunci, Kecamatan Pasar Wajo Buton.(*)
(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)