Banjir di Kolaka

Update Banjir Kolaka Sulawesi Tenggara Landa 3 Kecamatan, Polinggona, Watubangga, hingga Pomalaa

Update banjir Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), landa 3 kecamatan yakni Kecamatan Polinggona, Watubangga, hingga Pomalaa.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Update banjir Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), landa 3 kecamatan yakni Kecamatan Polinggona, Watubangga, hingga Pomalaa. Banjir bandang yang melanda sejumlah desa di kecamatan tersebut pada Selasa (04/07/2023) terekam dalam video viral yang beredar di media sosial (medsos) Facebook. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Update banjir Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), landa 3 kecamatan yakni Kecamatan Polinggona, Watubangga, hingga Pomalaa.

Banjir bandang yang melanda sejumlah desa di kecamatan tersebut pada Selasa (04/07/2023) terekam dalam video viral yang beredar di media sosial (medsos) Facebook.

Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah kecamatan itu dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka, Andi Safar.

“Polinggona yang paling parah sama di Watubangga,” katanya melalui panggilan telepon seluler (ponsel).

Terkait banjir di Kecamatan Pomalaa, dia menyebutkan genangan air terjadi karena luapan air sungai.

Baca juga: BREAKING NEWS Banjir Bandang di Polinggona Kolaka Sulawesi Tenggara Terekam Video Viral di Medsos

Dia menyebutkan saat ini tim BPBD Kolaka sudah menuju lokasi bencana yang tersebar disejumlah titik desa.

“Ini mau ke lokasi, ada beberapa titik banjir. Polinggona ada beberapa titik, Pomalaa juga,” jelasnya.

Bencana banjir disejumlah kecamatan di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra, sebelumnya beredar dalam berbagai video viral Facebook.

“Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum wr wb, izin melaporkan Hari ini hari Selasa 4 Juni 2023, Polinggona kena banjir bandang, air datang tiba-tiba,” kata seorang pria di balik rekaman video tersebut.

Diapun mengabadikan detik-detik kompleks pesantren yang diterjang banjir bandang tersebut.

“Ini di kompleks pesantren cukup parah. Terutama di rumah saya sendiri, tergenang setinggi paha, dan air nampaknya masih naik cukup deras,” jelasnya.

“Harapan kami, mudah-mudahan air tidak terus naik, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya menambahkan dalam video viral 29 detik yang diunggah sejumlah akun Facebook itu.(*)

(TribunnewsSultra.com/Adrian Adnan Sholeh/Desi Triana Aswan)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved