Anak-anak Desa Motui Konawe Utara Ikut Sunat Massal Gratis dari PPNI Konut dan PT Bumi Konawe Abadi
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Cabang Konawe Utara dan PT Bumi Konawe Abadi menggelar sunatan masal gratis di Desa Motui Konut Sulawesi Tenggara
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Anak-anak-Desa-Motui-Konawe-Utara-Ikut-Sunat-Massal-Gratis-dari-PPNI-Konut-dan-PT-Bumi-Anoa-Abadi.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI - Persatuan Perawat Nasional Indonesia Cabang Konawe Utara atau PPNI Konut menggelar sunatan masal gratis di Desa Motui Kabupaten Konut Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (27/11/2025).
Desa Motui berjarak 65 kilometer atau 1 jam 19 menit berkendara dari Kantor Bupati Konut di Desa Wanggudu Kecamatan Asera.
Sedangkan dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sultra, Desa Motui berjarak 53 kilometer atau 1 jam 15 menit berkendara naik motor maupun mobil melewati Jalan Poros Bungku Selatan - Kendari.
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama antara PPNI dengan PT Bumi Konawe Abadi.
Ketua PPNI Cabang Konut, Radius mengatakan sunat massal ini sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.
"Kedepan kami harap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya dalam peningkatan kesehatan masyarakat," katanya kepada TribunnewsSultra.com.
Kata Radius adapun jumlah anak yang mengikuti sunatan massal ini kurang lebih delapan puluh anak.
Baca juga: Cek Kesehatan Gratis Sultra 41 Persen Tertinggi Kedua Nasional, ASR Pastikan Seluruh Warga Terlayani
Sementara itu, Legal PT Bumi Konawe Abadi (BKA), Darwin Rahman mengatakan peningkatan kesahatan masyarakat merupakan bukti maupun komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, selain menjalani kegiatan pertambangan.
Perusahaan pertambangan nikel ini beroperasi sejak 22 Desember 2009 di area seluas 419,60 hektar di Motui.
"Kami kembali berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat maupun peningkatan fasilitas kesehatan," tuturnya.
Salah satu orangtua anak yang mengikuti sunatan massal gratis, Yanti Sari mengaku sangat terbantu.
"Sangat membantu, karena kalau misalnya pribadi kita harus membayar di puskesmas," ujar Yanti.
Ia pun mengharapkan peningkatan kesehatan masyarakat terus dilaksanakan PT BKA.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)