Video Viral
Profil Sudirman Kades Viral Masuk Masjid Pakai Sepatu, Naik Motor Trabas Kerja Bakti Warga di Sinjai
Sudirman sosok kepala desa atau kades viral masuk masjid pakai sepatu, naik motor trabas kerja bakti warga di Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Aqsa
Hal tersebut bertujuan agar jalan rusak di desanya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sinjai.
“Kan ini jalan kabupaten, tapi tidak ada anggarannya karena efisiensi makanya saya ajak warga untuk kerjakan secara swadaya,” katanya.
Tanggapan BPD hingga MUI
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bonto pun memberikan penjelasan terkait aksi Sudirman dalam video viral beredar di medsos.
Secara terpisah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sinjai juga menanggapi aksi sang kades masuk masjid pakai sepatu.
Wakil Ketua BPD Desa Bonto, Marsuki membela Sudirman.
Dia menyebut, tak ada maksud kepada desa mempertontonkan arogansi di hadapan warganya.
Dia membantah narasi di media sosial.
Kata Marsuki, Sudirman saat itu memindahkan sepeda motornya untuk memperlancar proses perbaikan jalan.
“Saya yang suruh pindahkan motornya karena motor itu posisi di bawah (turunan) dan jalan yang diperbaiki sudah mau dicor,” kata Marsuki kepada Tribun-Timur.com, Selasa (8/7/2025).
Sudirman harus melewati kerumunan warga karena, kata Marsuki, tidak ada jalan lain.
Saat itu motor Sudirman berada dibagian bawa (penurunan) jalan yang akan di cor.
“Harus lewat di tengah-tengah warga karena tidak ada jalan lain,” ujarnya.
Marsuki juga mengklaim jika Sudirman berkinerja baik selama menjabat.
“Saya nilai Pak Desa itu kinerjanya bagus. Kalau ada keluhan warga pasti diselesaikan,” katanya.
Satu di antara contoh kinerja Sudirman adalah selalu menghidupkan gotong royong.
“Hampir setiap pekan kita selalu gotong royong perbaiki infrastruktur yang dipelopori Pak Desa,” ujarnya.
Bahkan Sudirman tak segan mengeluarkan uang pribadinya untuk membantu membiayai makan minum warga yang ikut kerja bakti.
“Kalau kita kerja bakti dan ada Pak Desa selalu itu memberikan uang pembeli makan minum,” katanya.
Sementara, Ketua I MUI Sinjai, Fadhlullah Marzuki, menyebut, pihaknya sudah bertabayyun atau mencari kejelasan atau klarifikasi terkait video viral Kades Bonto masuk masjid pakai sepatu.
“Saya sudah bertabayyun kepada beliau langsung sesuai cara dan etika agama,” jelas Pemimpin Ponpes Darul Istiqamah Sinjai tersebut.
Dia menjelaskan, kepala desa pakai sepatu masuk masjid karena saat itu masjid dalam proses renovasi.
“Saat itu masjid dalam proses pemasangan tegel, tentu akan beda keadaan jika itu dalam kondisi biasa atau beribadah,” ujar Fadhlullah.
Diapun meminta netizen tabayyun sebelum menyebar konten dan berkomentar di media sosial.(*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriani, Tribun Timur/Muh Ainun Taqwa)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.