Piala Dunia Antarklub 2025
Prediksi Fluminense Vs Chelsea Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025: Wakil Inggris Kans Angkat Koper
Fluminense dan Chelsea hanya terpaut 2 kemenangan dari gelar Piala Dunia Antarklub 2025, akan diperebutkan pada final Minggu mendatang.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/semifinal-Piala-Dunia-Antarklub-2025-tersaji-Fluminense-vs-Chelsea-Prediksi.jpg)
Pertandingan babak 16 besar melawan Benfica berlangsung dramatis dan memakan waktu lebih dari 4 setengah jam.
Akibat badai petir di North Carolina. Meski begitu, gol babak tambahan dari Christopher Nkunku, Pedro Neto dan Kiernan Dewsbury-Hall membawa Chelsea melangkah ke perempat final.
Laga melawan Palmeiras pun kembali tidak mudah. Chelsea unggul lebih dulu lewat Cole Palmer.
Tapi Estevao Willian, yang akan bergabung dengan The Blues musim depan menyamakan kedudukan lewat gol indah.
Namun, 8 menit jelang bubar, umpan silang Malo Gusto berujung gol bunuh diri yang memastikan kemenangan 2-1.
Beberapa perubahan dipastikan terjadi di skuad Chelsea. Liam Delap dan Levi Colwill terkena akumulasi kartu kuning dan tak bisa tampil.
Joao Pedro telah menjalani debutnya melawan Palmeiras, dan besar kemungkinan ia akan menggantikan Delap di lini depan.
Sementara Tosin Adarabioyo berpeluang mengisi posisi Colwill di lini belakang.
Baca juga: Persija Transfer: Rafael Struick Gabung Dewa United, Uji Coba Kontra Arema FC, Launching di JIS
Nicolas Jackson absen meski sudah bebas dari sanksi dua laga, namun bisa saja kembali tampil di laga ini.
Kabar buruk datang dari Reece James yang cedera saat pemanasan dan bergabung dengan Romeo Lavia di ruang perawatan.
Belum jelas apakah keduanya bisa tampil di New Jersey, tapi Moises Caicedo dipastikan kembali.
Setelah absen di laga sebelumnya karena skorsing. Pemain anyar Jamie Gittens belum terdaftar untuk turnamen ini.
Dari kubu Fluminense, dua pilar mereka absen karena skorsing: bek tengah Juan Pablo Freytes dan gelandang Matheus Martinelli.
Absennya Martinelli bisa membuka peluang bagi Hércules untuk tampil sejak menit awal setelah mencetak gol penting sebelumnya.
Dalam fase gugur, Renato Gaucho beralih ke formasi tiga bek, dengan Thiago Silva sang kapten berusia 40 tahun.