Liga 1
Daftar Andalan Persijap Jepara Resmi Perpanjang Kontrak, Didominasi Sejumlah Pemain Muda
Persijap Jepara salah satu tim promosi Liga 1 2025-2026. Mulai melakukan peresmian pemain, termasuk pemain muda yang akan tetap dipertahankan.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Persijap-Jepara-Liga-1-terbaru-pemain.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Persijap Jepara, salah satu tim promosi Liga 1 2025-2026, mulai bergerak cepat menyusun kekuatan.
Ini dilakukan Persijap Jepara, untuk menatap ketatnya persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia tahun ini.
Persijap yang berjuluk Laskar Kalinyamat telah resmi memperkenalkan pelatih baru mereka, yakni Mario Lemos.
Mario Lemos merupakan sosok pelatih asing asal Portugal dikontrak menjadi arsitek utama dalam menghadapi tantangan di Liga 1 musim ini.
Baca juga: Persijap Bakal Dipoles Tangan Dingin Mario Lemos, Laskar Kalinyamat Patut Jumawa Karena Hal Ini
Pengangkatan Lemos menjadi langkah awal dari serangkaian transformasi dirancang manajemen Persijap.
Punya pengalaman internasional dan lisensi AFC Pro, Lemos diharapkan mampu menghadirkan pendekatan modern dalam permainan tim.
Meski belum pernah melatih di Liga Indonesia, nama Lemos bukan sosok asing dalam dunia kepelatihan Asia.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai asisten pelatih Mumbai City FC di Liga India hingga akhir April 2025 lalu.
Menariknya, sebelum merekrut Lemos, Persijap sempat mengalami dinamika di bangku pelatih.
Ditinggal Kahudi Wahyu, tim sempat ditangani oleh Widodo Cahyono Putro, akhirnya membawa Persijap promosi ke Liga 1.
Untuk menjaga stabilitas tim, Persijap memilih mempertahankan fondasi dari musim lalu.
Baca juga: Persijap Jepara Bakal Resmikan Douglas Cruz? Peluang Hengkang Bek Tengah PSPS Pekanbaru Terbuka
Manajemen klub mengumumkan bahwa 10 pemain utama dari skuat Liga 2 tetap akan menjadi bagian dari tim musim depan.
Nama-nama seperti Restu Muhammad Akbar, Ardi Ardiana, dan Rizki "Kinyun" Hidayat masih menjadi andalan.
Begitu pula dengan Prince Pattrick Kallon, dinilai memiliki kontribusi signifikan di lini depan.
Langkah ini dinilai bentuk penghargaan terhadap loyalitas dan perjuangan para pemain yang telah mengantarkan Persijap kembali ke Liga 1 setelah penantian selama lebih dari satu dekade.