Kamis, 21 Mei 2026

Idul Adha

13 Amalan Sunnah Idul Adha, Adab dan Larangan Sebelum Setelah Hari Raya, Bacaan Niat, Tata Cara

Simak 13 amalan sunnah Idul Adha, adab dan larangan sebelum dan setelah Hari Raya Kurban dilengkapi bacaan niat, tata cara, hingga hukum melaksanakan.

Tayang:
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Aqsa
zoom-inlihat foto 13 Amalan Sunnah Idul Adha, Adab dan Larangan Sebelum Setelah Hari Raya, Bacaan Niat, Tata Cara
Foto ilustrasi, Canva.com
AMALAN IDUL ADHA - Simak 13 amalan sunnah Idul Adha, adab dan larangan sebelum dan setelah Hari Raya Kurban dilengkapi bacaan niat, tata cara, hingga hukum melaksanakan. Umat Muslim Indonesia termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali akan merayakan Hari Raya Iduladha 2025, 10 Zulhijah 1446 hijriah, pada Jumat, 6 Juni 2025. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Simak 13 amalan sunnah Idul Adha, adab dan larangan sebelum dan setelah Hari Raya Kurban dilengkapi bacaan niat, tata cara, hingga hukum melaksanakan.

Umat Muslim Indonesia termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali akan merayakan Hari Raya Iduladha 2025.

Idul Adha 10 Zulhijah 1446 hijriah (H) tahun ini bertepatan pada Jumat, 6 Juni 2025.

Iduladha adalah salah satu hari raya umat Islam yang identik dengan ibadah kurban.

Melansir laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), Idul Adha berasal dari kata ‘id’ dan ‘adha’.

‘Id’ berakar dari kata ‘aada-ya’uudu yang artinya menengok, menjenguk, atau kembali, sementara kata ‘adha’ bermakna kurban. 

Berkurban pada Hari Raya Idul Adha ditandai dengan penyembelihan hewan kurban, baik sapi, kambing, domba, dan sejenisnya.

Baca juga: Niat Sholat Idul Adha Lengkap Tata Cara Mulai Datang hingga Pulang, Amalan Sunnah Mandi, Tunda Makan

Berkurban hukumnya adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. 

Namun, ada pendapat menyatakan kurban wajib bagi yang mampu.

Sejumlah ayat dan dalil pun menyerukan umat Islam untuk berkurban, beberapa di antaranya:

إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

Artinya: “Sesungguhnya Kami telah memberikan karunia sangat banyak kepadamu, maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” (Al-Kautsar: 1-2).

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنسَكاً لِيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَلَهُ أَسْلِمُوا وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِينَ

Artinya: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (qurban ), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” (QS Al Hajj: 34).

Selain berkurban, Hari Raya Kurban juga ditandai pelaksanaan sholat Idul Adha, hukumnya pun sunnah muakkad.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved