Coppa Italia
Link Live Streaming Inter Milan Vs AC Milan Leg 2 Coppa Italia 2025: Derby della Madonnina Hari Ini
Derby della Madonnina Coppa Italia musim 2024-2025 babak semifinal, mempertemukan Inter Milan vs AC Milan, Kamis (24/4/2025).
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Coppa-Italia-semifinal-Inter-Milan-vs-AC-Milan-new.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Akan tersaji pertandingan Coppa Italia musim 2024-2025 babak semifinal, mempertemukan Inter Milan vs AC Milan.
Pertemuan Inter Milan vs AC Milan akan tersaji Kamis (24/4/2025) kick off 02.00 WIB. Untuk akses live streaming di akhir artikel.
Duel Inter Milan vs AC Milan hari ini merupakan leg 2 babak semifinal Copa Italia 2024-2025.
Bertajuk Derby della Madonnina bakal dipenuhi tensi tinggi, namun kali ini, semuanya dipertaruhkan.
Baca juga: Kondisi Tim PSIS Semarang dan Borneo FC Bertemu Pekan ke-30 Liga 1 2025: Laga Krusial Mahesa Jenar
AC Milan akan bertemu untuk kelima dan terakhir kalinya musim ini, dalam keadaan agregat 1-1 setelah leg pertama berlangsung sengit.
Meski dua raksasa Milan ini berada di ujung yang berlawanan dalam hal performa domestik.
Keduanya memasuki pertandingan tengah pekan ini dengan banyak hal yang ingin dibuktikan dan segalanya untuk dimenangkan.
Tim asuhan Simone Inzaghi mungkin tidak lagi memiliki aura tak terkalahkan seperti yang mereka tunjukkan di tahun 2023.
Mereka masih berada dalam jalur untuk meraih treble bersejarah Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia.
Setelah mencatatkan 13 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, Inter mendapat tamparan realitas akhir pekan lalu.
Mereka kalah 1-0 di kandang Bologna lewat gol di menit akhir.
Baca juga: Kenny Pallraj ke PSIM Yogyakarta? Profil dan Jejak Karir, Pernah Catatkan 9 Caps di Timnas Malaysia
Kekalahan langka dalam musim yang dominan, di mana Nerazzurri mampu bersaing ketat dengan Napoli.
Untuk memperebutkan Scudetto dan mencapai semifinal Liga Champions UEFA dengan menyingkirkan Bayern Munich.
Leg pertama melawan Milan memberikan hasil campuran bagi Inzaghi.
Meski gol spektakuler dari Hakan Calhanoglu menjadi momen inspiratif, permainan khas Inter yang biasanya mengalir terganggu oleh penampilan gemilang Mike Maignan di bawah mistar.
Terlepas dari segala upaya, Inter gagal meraih kemenangan, membuat leg kedua menjadi laga yang wajib dimenangkan demi menjaga harapan treble tetap hidup.
Rekor terbaru mereka dalam Derby della Madonnina juga sedikit tercoreng. Setelah menang enam kali beruntun antara Januari 2023 dan April 2024.
Inter kini sudah empat derby tanpa kemenangan (dua imbang, dua kalah), dan pergeseran momentum ini tidak luput dari perhatian.
Inter bisa mengambil kepercayaan diri dari rekor mengesankan mereka dalam pertandingan sistem gugur di bawah Inzaghi.
Baca juga: Sempat Blunder Jual Murah, Manchester United Dirumorkan Mau Tebus Elanga Rp500 Miliar dari Forest
Coppa Italia telah menjadi lahan subur, dengan dua trofi dalam tiga musim terakhir.
Main di Giuseppe Meazza, Nerazzurri yakin mereka punya semua yang dibutuhkan untuk kembali meraih kemenangan.
Bagi AC Milan, semifinal Coppa Italia melawan Inter bukan sekadar derby, ini adalah harapan terakhir.
Menyelamatkan musim yang dimulai dengan menjanjikan, namun kemudian berantakan dengan mengkhawatirkan.
Sergio Conceicao mencuri perhatian saat tiba di AC Milan, memenangkan Supercoppa Italiana bulan Januari dengan mengalahkan Inter.
Kesuksesan awal itu berubah menjadi kekacauan. Rossoneri kini berada di peringkat 9, Serie A.
Tertinggal 20 poin dari rival sekota mereka dan di luar zona kualifikasi Eropa.
Kekalahan 1-0 dari Atalanta BC, menjadi cerminan pahit dari inkonsistensi dan kurangnya ketajaman lini depan Milan.
Mereka hanya mencatatkan satu clean sheet dalam sepuluh laga kandang terakhir.
Bahkan perubahan taktik terbaru ke formasi tiga bek belum sepenuhnya menutupi kelemahan pertahanan mereka.
Baca juga: Kabar Baik PSIS Semarang Jelang Hadapi Borneo FC Pekan 30 Liga 1 2024-2025, Tambahan Amunisi Pemain
Meski begitu, ada sisi positif. AC Milan telah membalikkan keadaan di derby musim ini, 2 hasil imbang dan dua kemenangan telah membantu mereka kembali percaya diri melawan Inter.
Sebelumnya mendominasi mereka selama lebih dari satu tahun. Di leg pertama, mereka sempat tertekan namun mampu bertahan.
Berkat penampilan gemilang Maignan dan ketenangan Abraham.
Bagi Milan, memenangkan pertandingan ini bisa menjadi bentuk penebusan dan kebangkitan.
Tiket ke final Coppa Italia tidak hanya menambah gelar di musim ini.
Tetapi juga membuka jalan belakang menuju kompetisi Eropa, yang bisa sangat penting untuk menarik pemain baru dan mempertahankan pemain kunci.
Namun tugas ini sangat berat. Inter tampil seperti raksasa tak tergoyahkan di kandang musim ini.
Performa Milan di liga menunjukkan mereka harus tampil nyaris sempurna untuk bisa pulang dengan kemenangan.
The Hard Tackle akan melihat bagaimana kedua tim bisa turun ke lapangan dan taktik apa yang mungkin mereka gunakan di hari pertandingan.
Jelang laga ini, Simone Inzaghi harus memilih timnya dengan cermat\.
Mengingat laga krusial melawan Roma pada hari Sabtu akan langsung diikuti leg pertama semifinal Liga Champions melawan Barcelona.
Baca juga: Sinyal Petinggi PSIM Yogyakarta Bakal Pertahankan Sosok 3 Talenta Lokal Ini di Liga 1 Musim Depan
Meskipun skorsing datang untuk Alessandro Bastoni dan Henrikh Mkhitaryan hanya berlaku di Serie A.
Inzaghi sekali lagi harus kehilangan Denzel Dumfries dan Piotr Zielinski karena cedera, sementara kehadiran Marcus Thuram masih diragukan.
Tanpa Thuram, Joaquin Correa menjadi starter mendampingi kapten Lautaro Martinez saat melawan Bologna.
Namun Marko Arnautovic dan Mehdi Taremi juga menjadi opsi. Setelah absen di leg pertama.
Martinez masih membutuhkan satu gol lagi untuk menjadi pemain ketiga dalam sejarah Inter, mencetak 10 gol melawan Milan di semua kompetisi.
Sementara itu, Rossoneri juga memiliki beberapa penyerang yang bisa dipilih.
Karena Santiago Gimenez baru saja kembali berlatih penuh dan tampil sebagai pemain pengganti di menit akhir saat melawan Atalanta.
Kemungkinan besar ia akan memulai laga dari bangku cadangan, sementara Tammy Abraham dan Luka Jovic kembali bersaing.
Untuk memimpin lini depan dalam formasi baru tiga penyeran, pelatih Milan, Sergio Conceicao, telah beralih ke formasi 3-4-3 dalam beberapa pekan terakhir.
Conceicao kemungkinan akan tetap menurunkan Alex Jimenez di sisi kanan.
Mengingat Kyle Walker baru saja kembali berlatih usai menjalani operasi siku, dan Emerson Royal masih belum tersedia.
Link Live Streaming:
KLIK DI SINI (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.