Idulfitri 2025 di Sulawesi Tenggara

Momen Warga Muna Sulawesi Tenggara Gelar Haroa Usai Salat Id, Sebut Sudah Kebiasaan Setiap Lebaran

Masyarakat Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan doa selamat dan syukuran atau haroa, Senin (31/3/2025).

Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono
TRADISI HAROA - Seorang modhi atau tokoh adat sedang membaca beberapa surah dalam Al-Qur'an dan dilanjutkan dengan pembacaan doa selamat dan tolak bala. Adapun tradisi ini dilaksanakan usai Salat Id di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (31/3/2025). (TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masyarakat Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan doa selamat dan syukuran atau haroa, Senin (31/3/2025).

Tradisi ini dilakukan masyarakat usai melaksanakan puasa Ramadan dan menyambut Hari Raya Idulfitri.

Biasanya dilakukan pada saat malam takbiran atau setelah melaksanakan Salat Idulfitri.

Untuk diketahui, dalam pelaksanaannya, haroa ini dipimpin oleh seorang modhi atau tokoh agama yang dituakan.

Baca juga: Khotbah Salat Id di Liya One Melangka Wakatobi Sulawesi Tenggara: Akhlak Baik Dimulai Ucapan Baik

Kemudian, dihadiri oleh keluarga maupun tetangga yang melaksanakan haroa. 

Setelah semua keluarga maupun tetangga kumpul, modhi membaca surah-surah dalam Al-Qur'an, doa selamat hingga doa bagi keluarga yang sudah meninggal dunia. 

Salah satu masyarakat yang menggelar haroa, Marlini mengatakan tradisi ini dilakukan setiap Hari Raya Idulfitri. 

Haroa ini sudah menjadi keharusan dan selalu dilaksanakan. 

Baca juga: Nuansa Takbiran Keliling di Pulau Wangiwangi Wakatobi, Warga Berdiri di Tepi Jalan Lihat Mobil Hias

"Sudah kebiasaan, setiap lebaran kami selalu melaksanakan haroa," katanya, Senin (31/3/2025). (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono) 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved