Jumat, 8 Mei 2026

Lipsus BBM Oplosan di Sultra

Driver Ojol Kembali Datangi Polresta Kendari, Ngaku Jadi Korban BBM Pertalite Oplosan

Puluhan driver ojek online (ojol) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali mendatangi Mako Polresta Kota Kendari, Rabu (6/3/2025) dini hari

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Amelda Devi Indriyani
zoom-inlihat foto Driver Ojol Kembali Datangi Polresta Kendari, Ngaku Jadi Korban BBM Pertalite Oplosan
Istimewa
DRIVER OJOL KENDARI : Puluhan driver ojek online (ojol) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali mendatangi Mako Polresta Kota Kendari, Rabu (6/3/2025) dini hari. Kedatangan para ojol tersebut untuk kembali mengadu mereka menjadi korban BBM Pertalite oplosan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Puluhan driver ojek online (ojol) di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali mendatangi Mako Polresta Kota Kendari, Rabu (6/3/2025) dini hari.

Kedatangan para driver ojol tersebut untuk kembali mengadu mereka menjadi korban Bahan Bakar Minyak atau BBM oplosan.

Ketua Asosiasi Ojek Online Kendari, Safaruddin mengatakan kedatangan mereka untuk kembali melaporkan Pertamina soal dugaan menjual Pertalite oplosan.

Kata Safar sebelum ke Mako Polresta Kendari mereka sempat dipanggil oleh pihak Pertamina untuk diskusi terkait dengan isu pertalite oplosan ini, di salah satu cafe. 

Hanya saja karena tidak mendapatkan jawaban yang puas, mereka kembali mendatangi Polresta Kota Kendari untuk melapor.

"Mereka terlalu membela diri, padahal kami cuma minta tanggung jawab mereka, terkait kerusakan motor yang dialami oleh teman-teman ojol," ujarnya.

Kata Safaruddin karena tak ada titik temu dirinya pun kemudian memilih untuk keluar dari forum pertemuan bersama Pertamina.

Baca juga: Cerita Ojol, Motor Baru Tiga Hari Mogok Usai Isi BBM Pertalite di SPBU Kendari Sulawesi Tenggara

Sementara itu, Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw dalam rilisnya membantah pihak pertamina telah menjual Pertalite oplosan.

Kata Fahrougi pihaknya sudah melakukan investigasi dan uji sampel di beberapa SPBU di Kota Kendari.

Hasilnya kualitas BBM di setiap SPBU sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

"Pertamina Patra Niaga Sulawesi, bersama tim memastikan kualitas BBM di setiap SPBU sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan," katanya.

Tak Hanya Ojol Masyarakat Juga Jadi Korban

Meski pertamina sudah melakukan uji sampel, namun beberapa masyarakat mengaku masih menjadi korban BBM oplosan.

AN misalnya, Ia mengatakan dirinya mengisi BBM Pertalite di salah satu SPBU di Kota Kendari.

Baca juga: Polda Sulawesi Tenggara Belum Temukan BBM Oplosan di Sejumlah SPBU Kendari Usai Dicek Bersama ESDM

Hanya saja tak lama keluar dari SPBU motornya pun kemudian mengalami gangguan.

Hal yang sama juga dialami warga bernama RA, motor yang ia gunakan mengalami mogok usai mengisi BBM Pertalite.

"Ada sekitar enam kali dia mogok," katanya.(*)

(Tribunnewssultra/Sugi Hartono)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved