Kamis, 7 Mei 2026

Berita Muna

33 Kasus HIV/AIDS di Muna 2024, Hubungan Sesama Jenis hingga Perantau Diduga Jadi Sebab Penularan

Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama tahun 2024 lalu mencatat 33 kasus penyakit HIV/AIDS.

Tayang:
Penulis: sawal | Editor: Amelda Devi Indriyani
zoom-inlihat foto 33 Kasus HIV/AIDS di Muna 2024, Hubungan Sesama Jenis hingga Perantau Diduga Jadi Sebab Penularan
(TribunnewsSultra.com/Sawal)
DINAS KESEHATAN MUNA - Plt Kepala Dinas Kesehatan Muna, Samudra Taufik menyebut ada sebanyak 30 kasus HIV dan 3 kasus AIDS di Muna sepanjang 2024, Senin (3/3/2025). Penyebab keberadaan HIV/AIDS di Muna diketahui dibawa oleh para perantau dari luar daerah, selain itu diakibatkan adanya hubungan seks sesama jenis. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) selama tahun 2024 lalu mencatat 33 kasus penyakit HIV/AIDS.

Di antaranya 30 kasus human immunodeficiency virus (HIV) dan 3 kasus acquired immune deficiency syndrome (AIDS).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Samudra Taufik saat diwawancarai TribunnewsSultra.com, Senin (3/3/2025), menyampaikan kasus HIV/AIDS tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Muna.

"Beberapa wilayah, namun dalam pendataan mayoritas terjadi di Kecamatan Katobu, Napabalano dan Tongkuno," ujarnya.

Ia juga menyampaikan kasus HIV/AIDS rata-rata terjadi pada umur 25 tahun ke atas.

Kata Samudra, penyakit virus yang terjadi di Kabupaten Muna tersebut kebanyakan akibat pergaulan yang terjadi di luar daerah yang memiliki endemik penyakit tersebut.

Biasanya terjadi pada perantau lintas daerah, misalkan ke Papua, Kalimantan atau pun dari luar negeri.

Baca juga: Kasus HIV di Baubau Sulawesi Tenggara Tahun 2024 Capai 127 Orang, Warga Diimbau Skrining Kesehatan

Pihaknya juga sudah rapat bersama Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaanm, agar para pekerja dari luar daerah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan intensif sebelum kumpul bersama keluarga sehabis pulang merantau.

"Kita sudah rapat dengan transmigrasi dan ketenagakerjaan serta pihak-pihak terkait bagi pekerja dari luar daerah atau luar negeri untuk dilakukan pemerintah medis sebelum kumpul bersama keluarganya," ujar Samudra.

Selain itu, Samudra juga menuturkan penyebaran HIV dan AIDS ada di Muna akibat hubungan sesama jenis.

Tahun 2024 kemarin, pihaknya mencatat dua kasus hubungan sesama jenis yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

"Jadi hubungan seks sesama jenis itu bisa memicu penyakit HIV/AIDS," ungkapnya kepada TribunnewsSultra.com.

"Penyakit HIV/AIDS penyebabnya hanya karena hubungan seksual yang tidak sehat," jelasnya menambahkan.

Samudra Taufik mengimbau kepada seluruh masyarakat Muna agar melakukan hubungan badan yang sah dan selalu intens memeriksakan diri untuk menghindari salah satu penyakit yang mematikan tersebut.(*)

(TribunnewsSultra.com/Sawal)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved